Daud berteriak kepada para penguasa yang zalim
Mazmur 58:1
Penghakiman bagi Penguasa yang Tidak Adil
“Kepada pemimpin pujian: menurut nada “Jangan Binasakan.” Miktam Daud. (58-2) Benarkah kamu mengatakan kebenaran, hai para penguasa? Apakah kamu menghakimi anak-anak manusia dengan jujur?”Mazmur 58:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam dari Daud. (58-2) Sungguhkah kamu memberi keputusan yang adil, hai para penguasa? Apakah kamu hakimi anak-anak manusia dengan jujur?”Mazmur 58:1 · TB
Terjemahan Baru
“Untuk pemimpin kor. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Mazmur dari Daud. (58-2) Hai para penguasa, adilkah keputusanmu? Jujurkah kamu waktu menghakimi manusia?”Mazmur 58:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Do ye indeed speak righteousness, O congregation? do ye judge uprightly, O ye sons of men?”Mazmur 58:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 58:1?
Mazmur 58:1 adalah pertanyaan retoris Daud kepada para penguasa, menantang mereka apakah mereka benar-benar menegakkan kebenaran dan keadilan saat menghakimi. Ini menyoroti bahwa para pemimpin seharusnya menjadi agen kebenaran, tetapi sering kali mereka gagal, dan Tuhan melihat ketidakadilan mereka.
Latar belakang
Tantangan terhadap Kejujuran Para Penguasa
Daud bertanya dengan nada menyindir apakah para penguasa benar-benar berkata benar dan menghakimi dengan jujur. Pertanyaan retoris ini mengungkap kecurigaan bahwa mereka tidak adil.
Di mana
Yerusalem
Di istana atau tempat ibadah, saat merenungkan ketidakadilan
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, pejuang, dan gembala
Kepada
Para penguasa
Pemimpin yang seharusnya menegakkan keadilan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבַר
dabar · berkata
berbicara, menyampaikan perkataan dengan makna
צֶדֶק
tsedeq · kebenaran
keadilan, apa yang benar dan lurus
שָׁפַט
shaphat · menghakimi
bertindak sebagai hakim, memutuskan perkara
Ketiga kata ini menekankan bahwa perkataan dan keputusan para pemimpin seharusnya selaras dengan keadilan Allah, bukan sekadar retorika.
Tahukah kamu
Miktam dan Nada 'Jangan Binasakan'
Miktam mungkin berarti puisi untuk diingat atau doa, dan nada ini dipakai juga untuk Mazmur 57-59, 60, dan 75.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 58:1
Amsal 16:10
Keadilan raja
“Keputusan dari Allah di bibir raja, mulutnya tidak berkhianat dalam penghakiman.”
Mazmur 82:2
Tantangan serupa
“Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan curang dan memihak kepada orang fasik?”
Yesaya 1:17
Panggilan keadilan
“Belajarlah berbuat baik; carilah keadilan, tegurlah orang yang kejam.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 58:1
✕ Sering dikira
Mengira Daud sedang bertanya sungguh-sungguh kepada para penguasa
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah sindiran pedas yang menyiratkan mereka sudah pasti tidak adil.
✕ Sering dikira
Mengira 'anak-anak manusia' berarti semua orang biasa
✓ Yang sebenarnya
Di sini merujuk pada rakyat yang dihakimi oleh para penguasa.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 58:1
Pertanyaan ini mengajak kita untuk introspeksi: apakah kita sendiri berlaku adil dalam perkataan dan tindakan kita, terutama jika kita punya otoritas? Mari kita jadikan kebenaran sebagai kompas dalam setiap keputusan yang kita buat.
Tuhan, mampukanlah aku menjadi pribadi yang menjunjung kebenaran dan keadilan dalam setiap perkataanku dan perbuatanku. Amin.