Orang bodoh menolak Allah
Mazmur 53:1
Kebodohan Menyangkal Allah
“Kepada pemimpin pujian: Sesuai dengan Mahalat. Nyanyian perenungan Daud. (53-2) Orang bodoh berkata dalam hatinya, “Tidak ada Allah.” Mereka rusak, berlaku keji dan curang; tidak ada yang melakukan kebaikan.”Mazmur 53:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mahalat. Nyanyian pengajaran Daud. (53-2) Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah!" Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik.”Mazmur 53:1 · TB
Terjemahan Baru
“Untuk pemimpin kor. Menurut lagu: Mahalat. Nyanyian pengajaran Daud. (53-2) Orang dungu berkata dalam hati, "Tidak ada Allah." Perbuatan mereka jahat dan keji; tidak ada yang berbuat baik.”Mazmur 53:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The fool hath said in his heart, There is no God. Corrupt are they, and have done abominable iniquity: there is none that doeth good.”Mazmur 53:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 53:1?
Orang yang berkata tidak ada Allah di hatinya disebut bodoh, bukan karena kurang intelektual, tetapi karena menolak kenyataan Tuhan. Akibatnya, hidupnya rusak dan penuh kejahatan, tidak ada yang benar-benar baik di hadapan Allah.
Latar belakang
Kebodohan yang Merusak
Daud merenungkan betapa banyak orang yang menyangkal keberadaan Allah dalam hati mereka. Sikap ini bukan sekadar ketidaktahuan, tetapi kebodohan moral yang membawa kehancuran dan kejahatan.
Di mana
Yerusalem
Di istana, saat meditasi
Kapan
~1000 SM
Kerajaan bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, gembala yang menjadi raja.
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Allah, sedang menghadapi ancaman.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָבָל
nabal · bodoh
Bodoh secara moral, bukan sekadar kurang akal, tetapi menolak kebenaran Allah.
לֵב
lev · hati
Hati sebagai pusat pikiran, kehendak, dan moral, bukan sekadar organ fisik.
אֱלֹהִים
Elohim · Allah
Nama umum untuk Allah, menekankan kuasa dan keagungan-Nya sebagai Pencipta.
Kata 'nabal' menunjukkan bahwa menyangkal Allah bukanlah masalah intelektual, melainkan kebejatan hati. Ini menekankan bahwa iman bukan sekadar akal, tetapi juga sikap hati.
Tahukah kamu
Mazmur 53 dan 14 hampir sama
Mazmur 53 hampir identik dengan Mazmur 14, perbedaannya terutama pada penggunaan nama 'Allah' (Elohim) versus 'TUHAN' (Yahweh).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 53:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 53:1
✕ Sering dikira
Menganggap 'bodoh' hanya merujuk pada orang yang tidak percaya Allah secara intelektual.
✓ Yang sebenarnya
Kebodohan di sini adalah kebejatan moral yang menolak kebenaran Allah, bukan sekadar kurang pengetahuan.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini berarti semua orang tanpa kecuali jahat dan tidak ada yang baik.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah hiperbola untuk menunjukkan betapa parahnya dampak dosa, tetapi tidak menafikan adanya orang yang percaya dan mencari Allah.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 53:1
Kebodohan bukan soal IQ, tapi soal hati yang menolak Tuhan. Saat kita memilih hidup tanpa Allah, kita cenderung merusak diri sendiri dan orang lain. Mari periksa hati: adakah area di mana kita bersikap seperti 'orang bodoh' yang mengabaikan Allah?
Tuhan, jauhkan aku dari sikap bodoh yang menolak-Mu; mampukan aku untuk mengakui-Mu dalam setiap aspek hidupku. Amin.