Di Altar dengan Kecapi

Mazmur 43:4

Mengapa Engkau Menolak Aku?

Kemudian, aku akan pergi ke mazbah Allah, kepada Allah, sukacita kegembiraanku, dan aku akan bersyukur dengan kecapi, kepada-Mu, ya Allah, Allahku.

Mazmur 43:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 43:4?

Pemazmur berniat pergi ke mezbah Allah, untuk bersukacita di hadapan Allah dan bersyukur dengan kecapi. Ini menekankan ibadah dan ucapan syukur sebagai respon atas keselamatan.

Latar belakang

Kepastian akan datang ke hadirat Allah

Pemazmur membayangkan dirinya dibawa ke gunung kudus Allah, lalu melangkah ke mezbah untuk bersyukur dengan kecapi. Ini adalah puncak harapannya: berada di hadirat Allah yang menjadi sukacitanya.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci, dekat mazbah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberontakan Absalom
Kembali ke Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang saleh yang sedang tertekan, mungkin Daud

A

Kepada

Allah

Sang Perlindungan dan Sukacita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִזְבֵּחַ

mizbeach · mazbah

tempat pengorbanan, altar

שִׂמְחָה

simchah · sukacita

kegembiraan, kebahagiaan

יָדָה

yadah · bersyukur

mengucap syukur, memuji dengan tangan terangkat

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa ibadah sejati bukan sekadar ritual, melainkan respons sukacita kepada Allah yang adalah sumber keselamatan. Altar menjadi titik pertemuan antara kerinduan manusia dan kesetiaan Allah.

Tahukah kamu

Kecapi Ibrani

Kecapi (nevel) adalah alat musik berdawai yang sering dipakai dalam ibadah Bait Suci, berbeda dengan harpa (kinnor). Bunyinya lembut dan digunakan untuk mengiringi nyanyian pujian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 43:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 43:4

✕  Sering dikira

Mazbah di sini adalah tempat pengorbanan hewan yang kejam.

✓  Yang sebenarnya

Mazbah adalah simbol pendekatan kepada Allah, bukan sekadar tempat penyembelihan; pengorbanan adalah cara untuk bersekutu dengan-Nya.

✕  Sering dikira

Pemazmur hanya fokus pada emosi senang, melupakan masalahnya.

✓  Yang sebenarnya

Dia justru mengarahkan harapan kepada Allah di tengah kesesakan; sukacita bukan dari keadaan, tapi dari hadirat Allah.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 43:4

Pujian dan syukur adalah respon yang tepat atas kebaikan Allah. Bagaimana kita bisa mengekspresikan syukur hari ini, mungkin melalui nyanyian atau doa penuh sukacita?

Allah, sukacitaku, biarlah aku selalu bersyukur dan memuji-Mu dengan segenap hatiku. Amin.