Air Mata Sebagai Makanan
Mazmur 42:3
Rindu Akan Hadirat Allah
PerikopJilid 2<br/>(Mazmur 42-72)<br/>Kerinduan kepada Allah · Mazmur 42:1-11 →“(42-4) Air mataku telah menjadi makananku siang dan malam. Sementara itu, sepanjang hari mereka berkata kepadaku, “Di mana Allahmu?””Mazmur 42:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(42-4) Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: "Di mana Allahmu?" Mazmur 42.4–9 86”Mazmur 42:3 · TB
Terjemahan Baru
“(42-4) Siang malam aku menangis, hanya air mata makananku. Sepanjang hari musuhku bertanya, "Di mana Allahmu?"”Mazmur 42:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My tears have been my meat day and night, while they continually say unto me, Where is thy God?”Mazmur 42:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 42:3?
Pemazmur menangis siang dan malam karena ejekan musuh yang terus berkata, 'Di mana Allahmu?' Ini mengungkapkan penderitaan batin ketika iman diuji dan terasa ditinggalkan oleh Tuhan. Air mata menjadi makanannya, tanda kesedihan yang mendalam.
Latar belakang
Ejekan Musuh
Pemazmur menangis siang dan malam, dan musuh-musuhnya terus mengejek dengan pertanyaan 'Di mana Allahmu?' Ini menambah kepedihan dan kerinduannya.
Di mana
Tanah Yordan
Di pengasingan, dalam kesedihan
Kapan
~587 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Pemazmur (Anak-anak Korah)
Pemusik Bait Allah, mungkin dalam pengasingan
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang mengalami penderitaan serupa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דִּמְעָה
dim'ah · air mata
air mata, tangisan
לֶחֶם
lekhem · makanan
roti, makanan
אַיֵּה
ayyeh · Di mana
pertanyaan retoris yang menantang kehadiran Allah
Air mata yang menjadi 'roti' menunjukkan bahwa penderitaan adalah santapan sehari-hari. Pertanyaan 'Di mana Allahmu?' adalah ejekan yang menyiratkan bahwa Allah tidak hadir atau tidak peduli, tetapi pemazmur tetap berpegang pada iman.
Tahukah kamu
Air Mata sebagai Makanan
Metafora ini sangat kuat; di zaman dahulu, berkabung sering dilakukan dengan berpuasa, sehingga air mata menjadi 'makanan' simbolis. Ini menunjukkan kesedihan yang mendalam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 42:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 42:3
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya sekadar ratapan tanpa harapan.
✓ Yang sebenarnya
Meski sedih, ini adalah doa yang penuh iman; pemazmur tetap berharap kepada Allah.
✕ Sering dikira
Mengira ejekan musuh adalah kata-kata yang benar.
✓ Yang sebenarnya
Ejekan itu adalah ujian iman, bukan kebenaran tentang Allah yang hadir.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 42:3
Saat orang lain meragukan iman kita, kadang kita merasa sendirian. Tetapi ingatlah bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita, dan Dia tahu setiap air mata kita. Jadikan kesedihan kita sebagai kesempatan untuk berdoa dan mengandalkan-Nya.
Bapa, Engkau tahu air mataku dan cemoohan yang kualami. Berikan aku kekuatan untuk tetap percaya bahwa Engkau selalu menyertai. Amin.