Daud menegur orang yang mencintai kesia-siaan
Mazmur 4:2
Teguran bagi yang Mencari Yang Sia-sia
PerikopDoa pada Masa Kesukaran · Mazmur 4:1-8 →“(4-3) Hai anak-anak manusia, berapa lama lagi kemuliaanku menjadi cela? Berapa lama lagi kamu mencintai kesia-siaan, dan mencari kepalsuan? (Sela)”Mazmur 4:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(4-3) Hai orang-orang, berapa lama lagi kemuliaanku dinodai, berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari kebohongan? Sela”Mazmur 4:2 · TB
Terjemahan Baru
“(4-3) Hai orang-orang, berapa lama lagi kamu menghina Allahku? Sampai kapan kamu mencintai yang sia-sia dan mengejar yang tidak benar?”Mazmur 4:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O ye sons of men, how long will ye turn my glory into shame? how long will ye love vanity, and seek after leasing? Selah.”Mazmur 4:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 4:2?
Daud menegur orang-orang yang menyerang kehormatannya dan mengejar hal-hal yang sia-sia dan palsu. Ia bertanya berapa lama lagi mereka akan terus melakukan hal itu. Ayat ini mengingatkan bahwa ada pilihan antara mencari yang sia-sia atau mencari Tuhan yang benar.
Latar belakang
Pertanyaan retoris yang menohok
Daud menanyakan berapa lama lagi mereka akan menodai kemuliaannya dengan mencari yang sia-sia dan dusta. Ini adalah teguran keras terhadap mereka yang menyerang reputasi dan kebenaran, memilih hal-hal yang tidak bernilai kekal.
Di mana
Yerusalem
Dalam suasana doa, mungkin di bait atau tempat pribadi
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, berbicara dengan otoritas dan kesedihan
Kepada
Anak-anak manusia
Orang-orang yang memusuhi Daud, mungkin para bangsawan atau pengikut Absalom
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כבודי
kevodi · kemuliaanku
Kehormatan, kekayaan, reputasi yang seharusnya dihormati.
ריק
rik · kesia-siaan
Kehampaan, hal yang kosong dan tidak berguna.
כזב
chazav · kepalsuan
Dusta, kebohongan, sesuatu yang menipu.
Ketiga kata ini menggambarkan serangan orang fasik: mereka mengubah kemuliaan menjadi cela, dan mengejar hal yang kosong dan menipu, bukan kebenaran sejati.
Tahukah kamu
Sela: istilah musikal
Kata 'Sela' dalam Mazmur sering muncul, kemungkinan menandakan jeda untuk merenung atau musik yang dimainkan. Ini memberi waktu bagi pendengar untuk meresapi pesan yang baru saja dibaca.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 4:2
Mazmur 62:9
Kesia-siaan manusia
“Sesungguhnya anak-anak manusia hanyalah kesia-siaan; anak-anak manusia adalah dusta; di dalam neraca mereka naik ke atas; mereka sekalian lebih ringan daripada kesia-siaan.”
Yeremia 2:5
Mengikuti kesia-siaan
“Beginilah firman TUHAN: Apakah kecurangan yang didapati nenek moyangmu pada-Ku, sehingga mereka menjauh dari pada-Ku, mengikuti dewa kesia-siaan, dan menjadi sia-sia?”
Roma 1:21
Pikiran menjadi sia-sia
“Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 4:2
✕ Sering dikira
Daud sedang membela diri dan merasa dirinya sempurna.
✓ Yang sebenarnya
Daud sedang menegur orang yang menyerang kehormatan yang diberikan Allah, bukan sekadar membela diri.
✕ Sering dikira
Kata 'kesia-siaan' berarti hal-hal duniawi seperti harta atau kuasa.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, kesia-siaan adalah kebohongan dan fitnah yang digunakan untuk menjatuhkan orang benar.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 4:2
Kita mungkin tergoda untuk mengejar hal-hal yang tampak menarik tetapi kosong nilainya, seperti popularitas atau kekayaan. Evaluasi kembali prioritas hidup kita dan lepaskan hal-hal yang tidak membawa kebaikan kekal.
Tuhan, jauhkan aku dari mencintai kesia-siaan dan mengejar kepalsuan; arahkan hatiku pada yang benar, Amin.