Dakwaan atas Nenek Moyang
Yeremia 2:5
Dakwaan Allah atas Israel
“Beginilah firman TUHAN, ‘Kejahatan apa yang nenek moyangmu temukan di dalam Aku sehingga mereka menjauh dari-Ku, berjalan mengikuti kesia-siaan, dan menjadi sia-sia?”Yeremia 2:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beginilah firman TUHAN: Apakah kecurangan yang didapati nenek moyangmu pada-Ku, sehingga mereka menjauh dari pada-Ku, mengikuti dewa kesia-siaan, sampai mereka menjadi sia-sia?”Yeremia 2:5 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Kesalahan apa didapati leluhurmu pada-Ku, sehingga mereka mengkhianati Aku? Mereka mengejar berhala yang tak berharga dan akhirnya mereka sendiri menjadi hina.”Yeremia 2:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus saith the LORD, What iniquity have your fathers found in me, that they are gone far from me, and have walked after vanity, and are become vain?”Yeremia 2:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 2:5?
Tuhan menantang Israel, 'Kejahatan apa yang kamu temukan dalam Aku?' Ini menunjukkan bahwa tidak ada alasan bagi umat untuk meninggalkan Allah. Mereka justru menjauh dan mengikuti berhala yang sia-sia, sehingga menjadi sia-sia.
Latar belakang
Allah menantang umat-Nya
Tuhan mengajukan pertanyaan retoris: apa kesalahan-Ku sehingga nenek moyangmu pergi? Mereka mengejar hal-hal yang sia-sia dan menjadi sia-sia.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, dekat Bait Allah
Kapan
~600 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yeremia
Nabi muda, dipanggil Tuhan saat masih belia
Kepada
Kaum Yakub
Seluruh keluarga Israel, umat pilihan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָוֶל
'awel · kejahatan
Ketidakadilan atau kesalahan yang dilakukan terhadap Allah.
רָחֲקוּ
rachaku · menjauh
Menjadi jauh, berpisah dari sesuatu.
הֶבֶל
hevel · kesia-siaan
Uap, sesuatu yang sementara dan tidak berarti.
Nenek moyang Israel tidak menemukan kesalahan pada Allah, tetapi mereka justru menjauh dan mengejar hal yang sia-sia, sehingga mereka sendiri menjadi sia-sia. Ini menunjukkan akar dari dosa: memilih ilusi daripada realitas Allah.
Tahukah kamu
Kesia-siaan
Kata 'kesia-siaan' dalam bahasa Ibrani adalah 'hevel', yang juga dipakai dalam Pengkotbah untuk menggambarkan kehidupan yang sia-sia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 2:5
Mazmur 115:8
Menjadi seperti yang disembah
“Seperti itulah orang-orang yang membuatnya, yaitu semua orang yang percaya kepada mereka.”
Roma 1:21
Sia-sia dalam pikiran
“Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah”
2 Raja-raja 17:15
Pola historis
“Mereka mengikuti berhala-berhala dan menjadi sia-sia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 2:5
✕ Sering dikira
Allah dituduh melakukan kejahatan kepada Israel.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menunjukkan bahwa Allah tidak bersalah; umatlah yang salah.
✕ Sering dikira
Berhala yang mereka ikuti adalah dewa-dewa yang benar-benar ada.
✓ Yang sebenarnya
Berhala adalah kesia-siaan, tidak memiliki kuasa atau realitas sejati.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 2:5
Kadang kita menyalahkan Tuhan karena keadaan, padahal justru kita yang berpaling dari-Nya dan mencari kepuasan di hal-hal lain yang akhirnya mengecewakan. Mari kita introspeksi apakah kita sudah menjadikan Tuhan sebagai pilihan utama.
Tuhan, ampunilah aku jika aku telah mencari makna di luar Engkau. Tariklah aku kembali untuk setia kepada-Mu. Amin.