Jiwa bermegah

Mazmur 34:2

Kebanggaan dalam Tuhan

(34-3) Jiwaku bermegah di dalam TUHAN; orang yang rendah hati akan mendengar dan bersukacita.

Mazmur 34:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 34:2?

Daud bermegah di dalam TUHAN, bukan dalam kekuatannya sendiri. Orang yang rendah hati akan mendengar pujian ini dan ikut bersukacita, karena mereka melihat bahwa Tuhan adalah sumber kebanggaan yang sejati.

Latar belakang

Megah dalam Tuhan, bukan diri

Daud menyatakan bahwa jiwanya bermegah di dalam TUHAN, bukan di dalam kekuatan atau strateginya sendiri. Orang rendah hati yang mendengar akan ikut bersukacita, karena mereka mengerti bahwa kebanggaan sejati berasal dari Tuhan.

Di mana

Gat (kemungkinan, tempat penulisan mazmur ini)

Dalam suasana pelarian dan syukur

Kapan

~1020 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud mencari perlindungan
Daud mengalami pembebasan
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel kedua, pemazmur, ~30 tahun saat peristiwa ini

O

Kepada

Orang rendah hati

Mereka yang berserah dan mencari Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָלַל

halal · bermegah

memuji, bermegah, bersinar

עָנָו

anav · rendah hati

tertindas, rendah hati, lemah lembut

שָׂמַח

samakh · bersukacita

bersukacita, bersorak, girang

Bermegah (halal) bukan tentang kesombongan, melainkan bersinar karena memantulkan kemuliaan Tuhan. Orang rendah hati (anav) justru yang mampu bersukacita karena tidak bersaing, melainkan bergantung.

Tahukah kamu

Glossolalia pujian

Kata 'bermegah' (halal) dalam Ibrani adalah akar dari kata 'haleluya', yang berarti 'pujilah Tuhan'. Jadi ayat ini sebenarnya berkata 'Jiwaku haleluya' — megah dalam pujian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 34:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 34:2

✕  Sering dikira

Mengira bermegah berarti membual tentang diri sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Bermegah di sini berarti memuji Tuhan sebagai sumber kebanggaan kita, bukan menyombongkan pencapaian pribadi.

✕  Sering dikira

Menganggap orang rendah hati adalah orang yang lemah dan tidak percaya diri.

✓  Yang sebenarnya

Rendah hati (anav) justru orang yang kuat karena bersandar pada Tuhan, bukan pada diri sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 34:2

Saat kita membanggakan Tuhan dalam hidup kita, itu menjadi kesaksian bagi orang lain. Kita bisa mengundang orang-orang di sekitar kita untuk bersukacita bersama dalam kebaikan Tuhan, dan rendah hati mengakui bahwa segala yang baik berasal dari-Nya.

Tuhan, biarlah jiwaku bermegah hanya di dalam Engkau, dan biarlah kesukacitaanku menarik orang lain kepada-Mu. Amin.