Biarlah orang yang memegahkan diri, bermegah dalam Tuhan
1 Korintus 1:31
Kesimpulan—satu-satunya tempat untuk bermegah
“supaya seperti yang tertulis, “Biarlah orang yang memegahkan diri, bermegah dalam Tuhan.””1 Korintus 1:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena itu seperti ada tertulis: "Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."”1 Korintus 1:31 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, seperti yang tertulis dalam Alkitab, "Orang yang mau berbangga-bangga, harus berbangga atas apa yang dilakukan Tuhan."”1 Korintus 1:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Oleh karena itu, seperti yang tertulis dalam Firman Allah, “Orang yang mau berbangga, banggakanlah perbuatan TUHAN saja. Jangan membanggakan diri sendiri!””1 Korintus 1:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“That, according as it is written, He that glorieth, let him glory in the Lord.”1 Korintus 1:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 1:31?
Ayat ini mengutip Yeremia 9:24, mengajarkan bahwa satu-satunya kebanggaan yang benar adalah bermegah dalam Tuhan. Karena kita telah disatukan dengan Kristus, yang menjadi hikmat, kebenaran, kekudusan, dan penebusan kita, kita tidak punya alasan untuk memegahkan diri sendiri. Segala sesuatu yang kita miliki berasal dari Allah, jadi kemuliaan hanya layak bagi-Nya.
Latar belakang
Kutipan Kitab Suci sebagai penutup—Jeremia 9:23-24
Paulus mengakhiri dengan mengutip dari Jeremia: 'Biarlah orang yang memegahkan diri, bermegah dalam Tuhan.' Kutipan lengkapnya: 'Biarlah yang bijaksana tidak membanggakan kebijaksanannya, biarlah yang kuat tidak membanggakan kekuatannya, biarlah yang kaya tidak membanggakan kekayaannya; tetapi biarlah orang yang membanggakan diri, membanggakan ini: bahwa dia mengerti dan mengenal saya, bahwa aku adalah Tuhan.' Intinya adalah sederhana tetapi radikal: Satu-satunya tempat kebanggaan yang diizinkan adalah dalam hubungan dengan Tuhan. Tidak dalam kebijaksanaan, kekuatan, atau status pribadi—hanya dalam mengenal Tuhan.
Di mana
Korintus
Jemaat yang telah dibawa melalui perjalanan dari kritik tentang kebanggaan mereka ke solusi positif
Kapan
~53 M
Paulus menutup argumen utama surat dengan mengutip Kitab Suci
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang mengutip Kitab Suci untuk menutup argumennya
Kepada
Jemaat Korintus
Mereka sekarang memahami di mana menempatkan harapan dan kehidupan mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καυχάσθω
kauchastho · boasts
biarlah membanggakan, biarlah bangga; imperatif yang memungkinkan bentuk kebanggaan tertentu
κύριος
kyrios · Lord
Tuhan; pemilik dan penguasa dalam konteks Yahudi-Kristen
ἐν κυρίῳ
en kyriō · in the Lord
dalam Tuhan; hubungan relasional dengan Tuhan
Ayat terakhir menyatakan teologi Paulus tentang kebanggaan: itu diizinkan hanya ketika diarahkan kepada Tuhan dan berdasarkan hubungan relasional, bukan pencapaian pribadi apapun.
Tahukah kamu
Kutipan dari Jeremia dalam konteks
Jeremia berbicara kepada bangsa Yahudi yang bangga dengan pencapaian mereka dan melupakan Tuhan. Paulus menggunakan kutipan yang sama kepada jemaat Korintus yang bangga dengan kebijaksanaan dan retorika mereka. Pesan timeless: jangan bangga dalam pencapaian, bangga hanya dalam Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 1:31
Jeremia 9:23-24
Kutipan langsung yang Paulus gunakan
“Biarlah yang bijaksana tidak membanggakan kebijaksanannya... tetapi biarlah orang yang membanggakan diri, membanggakan ini: bahwa dia mengerti dan mengenal saya”
Galatia 6:13-14
Paulus menunjukkan satu-satunya kebanggaan yang sah adalah dalam salib Kristus
“Mereka ingin Anda disirkumisi sehingga mereka dapat membanggakan diri... Tetapi bagiku, jangan ada yang membanggakan diri kecuali pada salib Tuhan”
Filipi 3:3
Kebanggaan yang sah adalah dalam Kristus, bukan dalam pencapaian pribadi
“Kami adalah orang-orang yang sungguh-sungguh bersunat... dan membanggakan diri dalam Kristus Yesus”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 1:31
✕ Sering dikira
"Tidak boleh membanggakan diri dalam kebenaran, kekuatan, atau kesuksesan berarti tidak boleh ada penghormatan"
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengatakan kebanggaan pribadi tidak boleh menjadi dasar identitas; tetapi penghormatan untuk kesetiaan dan layanan layak
✕ Sering dikira
"Membanggakan diri dalam Tuhan berarti menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan pencapaian pribadi"
✓ Yang sebenarnya
Membanggakan diri dalam Tuhan berarti mengakui semua kemampuan datang dari Tuhan, dan oleh karena itu semua kemuliaan disampaikan kepada-Nya, bukan kepada diri sendiri
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 1:31
Saat kita mencapai sesuatu, ingatlah bahwa itu semua karena anugerah Tuhan. Alih-alih mencari pujian, berikan penghargaan kepada Allah dan ceritakan kebaikan-Nya kepada orang lain.
Tuhan, ajar aku untuk bermegah hanya dalam Engkau, bukan dalam diriku sendiri, karena segala yang baik dalam hidupku berasal dari-Mu. Amin.