Siapa Tahan?
Mazmur 130:3
Harapan di Tengah Kedalaman
PerikopDoa untuk Pengampunan dan Belas Kasih · Mazmur 130:1-8 →“Jika Engkau, ya TUHAN, mengawas-awasi kesalahan-kesalahan, ya TUHAN, siapa yang bisa bertahan?”Mazmur 130:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat- ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?”Mazmur 130:3 · TB
Terjemahan Baru
“Jika Engkau terus mengingat dosa kami, ya TUHAN, siapakah dapat tahan?”Mazmur 130:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“If thou, LORD, shouldest mark iniquities, O Lord, who shall stand?”Mazmur 130:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 130:3?
Mazmur 130:3 mengajukan pertanyaan retoris yang menunjukkan realitas dosa manusia dan kekudusan Allah. Jika Tuhan memperhatikan setiap kesalahan dengan teliti, tidak ada seorang pun yang dapat bertahan atau dibenarkan. Ini menegaskan bahwa semua manusia berdosa dan tidak layak di hadapan Allah yang maha kudus.
Latar belakang
Menghadapi Keadilan Tuhan
Pemazmur menyadari bahwa jika Tuhan memperhatikan setiap dosa dengan ketat, tidak ada seorang pun yang bisa bertahan atau selamat. Ini adalah pengakuan akan keberdosaan manusia dan kebutuhan akan belas kasihan.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Suci atau tempat ibadah lain · saat berdoa
Kapan
~950 SM
Zaman Kerajaan Daud/Salomo
Yang berbicara
Pemazmur
Orang saleh yang sedang tertekan, ~50 tahun
Kepada
TUHAN (Yahweh)
Allah yang adil dan penuh kasih
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַר
shamar · mengawas-awasi
Menjaga, mengamati dengan saksama, seperti penjaga gerbang.
עֲוֹנוֹת
avonot · kesalahan-kesalahan
Akar kata yang berarti ‘bengkok’ atau ‘melenceng’; juga bisa berarti ‘hukuman’ atau ‘konsekuensi’.
עָמַד
amad · bertahan
Berdiri tegak, tetap stabil; sering berarti ‘bertahan’ di hadapan pengadilan.
Jika Allah secara harfiah mencatat setiap dosa sebagai dasar untuk menghukum, tidak ada yang bisa berdiri di hadapan-Nya. Namun, pemazmur mengontraskan ini dengan fakta bahwa Allah adalah Allah yang mengampuni, sehingga ada dasar harapan.
Tahukah kamu
Kata ‘kesalahan’ berasal dari akar yang berarti ‘gagal’
Kata Ibrani untuk kesalahan di sini adalah ‘avon’, yang sering diterjemahkan sebagai ‘kejahatan’ atau ‘kesalahan’. Akar katanya bisa berarti ‘bengkok’ atau ‘menyimpang dari jalan yang benar’.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 130:3
Mazmur 143:2
tidak ada yang benar
“Janganlah masuk ke dalam pengadilan bersama hamba-Mu, sebab di hadapan-Mu tidak ada seorang pun yang benar.”
Roma 3:20
tidak ada yang benar
“Sebab tidak seorang pun yang dibenarkan di hadapan-Nya oleh karena melakukan hukum Taurat;”
Mazmur 76:8
takut akan penghakiman
“Dari langit Engkau memperdengarkan keputusan; bumi takut dan diam,”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 130:3
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa Tuhan itu kejam dan hanya mencari-cari kesalahan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru mengakui kebenaran Tuhan dan mengarah pada pengenalan akan pengampunan-Nya, bukan untuk menakuti.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa kita harus sempurna untuk bisa mendekat kepada Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Faktanya, ini menunjukkan kenyataan bahwa semua orang berdosa, tetapi Tuhan memberikan pengampunan (lihat ayat 4).
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 130:3
Sadarilah bahwa kita tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Kita semua pernah berbuat salah dan gagal. Jangan mencoba menyembunyikan dosa, tetapi dengan jujur akui bahwa kita butuh anugerah.
Ya Tuhan, aku tahu aku tidak layak, tetapi aku membutuhkan Engkau. Ampunilah aku. Amin.