Hampir habis di bumi

Mazmur 119:87

Kasih untuk Taurat-Mu

Sedikit lagi mereka menghabisiku di bumi, tetapi aku tidak meninggalkan titah-titah-Mu.

Mazmur 119:87 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:87?

Pemazmur hampir saja dihabisi oleh musuh-musuhnya, tetapi ia tidak meninggalkan titah-titah Tuhan. Ini menunjukkan ketekunan yang luar biasa dalam memegang firman meskipun menghadapi ancaman maut. Kesetiaan menjadi prioritas utama di atas segala bahaya.

Latar belakang

Hampir binasa karena setia

Pemazmur hampir dihabisi oleh musuh di bumi, tetapi ia bertahan karena tidak meninggalkan titah Allah. Ini menunjukkan iman yang bertahan dalam penderitaan ekstrem.

Di mana

Yerusalem

Situasi genting, mungkin saat pelarian

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan musuh
Pembuangan Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang percaya yang berada di ujung tanduk

T

Kepada

TUHAN

Allah yang sanggup menyelamatkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כִּלּוּ

kilu · menghabisi

Menghabiskan, memusnahkan sampai habis.

עָזַבְתִּי

azavti · meninggalkan

Meninggalkan, tidak memegang lagi.

פִּקּוּדֶיךָ

pikudeikha · titah

Perintah atau ketetapan yang spesifik, sering untuk detail perintah Allah.

'Menghabisi' dan 'meninggalkan' menunjukkan dua hal: musuh ingin memusnahkannya, tapi ia menolak untuk meninggalkan titah Allah. Ini perjuangan antara tetap setia dan menyerah.

Tahukah kamu

Frasa 'menghabisi' bahasa kuat

Kata kerja yang dipakai bisa berarti 'menghabiskan', seperti menghabiskan makanan, tapi di sini untuk nyawa. Ini bahasa yang sangat ekspresif.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:87

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:87

✕  Sering dikira

Ini berarti pemazmur benar-benar mati.

✓  Yang sebenarnya

Ini hiperbola untuk penderitaan yang sangat berat, dia hampir mati.

✕  Sering dikira

Tuhan selalu melindungi orang setia dari bahaya fisik.

✓  Yang sebenarnya

Banyak orang setia mati sebagai martir; yang penting adalah ketekunan iman.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:87

Dalam tekanan yang paling berat, jangan kompromi dengan dosa agar selamat. Keteguhan hati untuk taat pada firman adalah bukti iman yang sejati.

Tuhan, beri aku kekuatan untuk tetap setia kepada-Mu, sekalipun nyawaku terancam, karena firman-Mu lebih berharga dari hidupku. Amin.