Kebenaran yang Teguh

Mazmur 119:160

Kebenaran Firman-Mu

Inti firman-Mu adalah kebenaran, dan setiap hukum kebenaran-Mu untuk selama-lamanya.

Mazmur 119:160 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:160?

Mazmur 119:160 menyatakan bahwa inti firman Allah adalah kebenaran, dan semua hukum-Nya bersifat kekal. Ini menegaskan bahwa firman Tuhan dapat dipercaya sepenuhnya dan berlaku untuk selama-lamanya.

Latar belakang

Inti Firman-Mu

Pemazmur menegaskan bahwa seluruh firman TUHAN berakar pada kebenaran, dan setiap hukum-Nya berlaku untuk selama-lamanya. Ini adalah pernyataan iman di tengah dunia yang sering tidak adil.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci atau saat teduh pribadi

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberian Taurat
Pembuangan Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah yang setia, mungkin seorang Lewi

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang disembah dan dipercaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱמֶת

emet · kebenaran

Kebenaran, kesetiaan, keandalan; sesuatu yang kokoh dan dapat dipercaya.

דָּבָר

davar · firman-Mu

Perkataan, hal, atau firman; di sini merujuk pada wahyu Allah secara keseluruhan.

עוֹלָם

olam · selama-lamanya

Waktu yang panjang, kekekalan, dunia yang akan datang; tanpa akhir.

Ketiga kata ini menekankan bahwa firman Allah bukan hanya benar pada saat tertentu, tetapi secara esensial dan permanen. 'Emet' menunjukkan kualitas intrinsik-Nya, 'davar' menunjukkan wujud-Nya yang konkret, dan 'olam' menunjukkan cakupan temporal-Nya yang tak terbatas.

Tahukah kamu

Akrostik Ibrani

Mazmur 119 adalah akrostik; setiap 8 ayat dimulai dengan huruf Ibrani yang berurutan. Ayat 160-162 termasuk dalam stanza yang dimulai dengan huruf 'Resh', yang melambangkan kepala atau yang terutama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:160

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:160

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berlaku untuk hukum Taurat, bukan untuk Yesus atau Perjanjian Baru.

✓  Yang sebenarnya

Firman Allah mencakup seluruh Alkitab; Yesus adalah Firman yang hidup (Yohanes 1:1). Kebenaran dan keabadian-Nya tetap relevan.

✕  Sering dikira

Karena firman-Nya benar, maka semua yang tertulis harus dimengerti secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Kebenaran firman Allah tidak selalu berarti literal; ada genre sastra seperti puisi dan metafora yang menyampaikan kebenaran secara simbolis.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:160

Dalam dunia yang penuh kebohongan, firman Tuhan adalah standar kebenaran yang tidak berubah. Peganglah firman-Nya sebagai dasar dalam mengambil keputusan, karena itu akan bertahan selamanya.

Bapa, terima kasih untuk firman-Mu yang benar dan kekal. Jadikan itu dasar hidupku. Amin.