Kita akan memuji TUHAN selamanya

Mazmur 115:18

Pujian dari Orang Hidup

Akan tetapi, kita akan memuji TUHAN, dari sekarang dan untuk selamanya-lamanya. Haleluya!

Mazmur 115:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 115:18?

Ayat ini adalah kesimpulan dari Mazmur ini, yang berkomitmen untuk memuji Tuhan sekarang dan selamanya. Kata 'Haleluya' berarti 'Pujilah TUHAN', sebagai ajakan untuk terus menyembah-Nya.

Latar belakang

Tekad untuk memuji selama-lamanya

Berbeda dengan orang mati, pemazmur dan umat bertekad untuk memuji TUHAN dari sekarang dan selama-lamanya, diakhiri dengan seruan 'Haleluya'.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud dirajakan
Bait Suci dibangun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Israel, mungkin seorang imam Lewi

J

Kepada

Jemaat Israel

Umat pilihan Allah, sedang beribadah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נְבָרֵךְ

nevarech · memuji

memberkati, memuji, mengakui kebaikan

מֵעַתָּה

me'atah · dari sekarang

mulai saat ini, sekarang

עוֹד

od · selama-lamanya

selamanya, terus-menerus, selama-lamanya

Pujian adalah tindakan berkelanjutan yang dimulai sekarang, bukan hanya reaksi sesaat. Kata 'memberkati' menunjukkan pujian yang aktif.

Tahukah kamu

Makna Haleluya

Kata 'Haleluya' berasal dari bahasa Ibrani 'hallelu Yah' yang berarti 'pujilah TUHAN', dan muncul 24 kali dalam Mazmur.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 115:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 115:18

✕  Sering dikira

Menganggap pujian hanya terjadi di gereja atau saat ibadah.

✓  Yang sebenarnya

Pujian adalah gaya hidup yang dimulai sekarang dan terus berlanjut dalam segala aspek kehidupan.

✕  Sering dikira

Mengira 'selama-lamanya' hanya berarti selama hidup di dunia.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan kekekalan, bahkan melampaui kematian, seturut pemahaman Perjanjian Baru.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 115:18

Buatlah keputusan hari ini untuk memuji Tuhan, bukan hanya saat ini, tetapi juga untuk seumur hidupmu. Biarkan pujian menjadi gaya hidupmu, bukan hanya sekadar ritual sesaat.

Tuhan, aku bertekad untuk memuji-Mu dari sekarang sampai selama-lamanya, karena Engkau layak menerima segala pujian. Amin.