Orang benar bergembira, orang fasik terdiam

Mazmur 107:42

Kebaikan Tuhan di Tengah Kekacauan

PerikopJilid 5<br/>(Mazmur 107-150)<br/>Nyanyian Syukur dari Orang-Orang yang Ditebus TUHAN · Mazmur 107:1-43 →
“Orang yang lurus hati melihatnya dan bergembira, tetapi semua kefasikan mengatupkan mulutnya.”

Mazmur 107:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 107:42?

Ayat ini menggambarkan reaksi orang yang lurus hati: mereka bersukacita melihat karya Tuhan, sedangkan orang fasik terdiam karena tidak dapat membantah. Ini menunjukkan bahwa kebenaran Tuhan pada akhirnya akan menang.

Latar belakang

Dua reaksi terhadap keadilan Tuhan

Ayat ini menggambarkan respons yang kontras: orang yang lurus hati (jujur) melihat karya Tuhan dan bersukacita, sementara orang fasik (jahat) tidak bisa berkata-kata. Ini adalah puncak dari seluruh rangkaian perbuatan Tuhan dalam pasal ini.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembebasan dari Babel
Pengharapan Mesianik
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang Israel yang saleh, hidup ~1000 SM

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang membutuhkan penghiburan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשָׁר

yashar · lurus hati

Lurus, jujur, sesuai dengan kebenaran

שָׂמַח

samach · bergembira

Bersukacita dengan penuh semangat

קָפַץ

qaphats · mengatupkan

Menutup rapat, mencegah sesuatu keluar

Orang yang 'lurus' (yashar) merespons dengan sukacita (samach), sedangkan orang fasik 'menutup' (qaphats) mulut mereka—integritas membawa sukacita, kejahatan membungkam.

Tahukah kamu

'Mengatupkan mulut' adalah idiom

Frasa 'mengatupkan mulutnya' dalam bahasa Ibrani berarti 'menutup mulut karena kagum atau malu'—bukan hanya diam, tapi tidak mampu membantah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 107:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 107:42

✕  Sering dikira

Orang baik selalu merasa senang, orang jahat selalu sedih

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang sukacita yang lahir dari melihat keadilan Tuhan, bukan perasaan yang selalu stabil

✕  Sering dikira

Sukacita adalah tanda bahwa kita benar di hadapan Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Sukacita bisa dialami semua orang, tetapi yang penting adalah apakah hidup kita lurus di hadapan Tuhan

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 107:42

Orang yang hidup benar akan bersukacita dalam Tuhan, sementara yang jahat akan malu. Jalani hidupmu dengan integritas, karena itu akan membawa sukacita dan kemenangan.

Tuhan, jadikan aku orang yang lurus hati, yang selalu bersukacita dalam setiap karya-Mu. Amin.