Badai di Laut

Mazmur 107:23

Kasih Setia Tuhan yang Kekal

Sebagian turun ke laut dengan kapal-kapal, serta mengadakan pekerjaan di samudra luas.

Mazmur 107:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 107:23?

Mazmur 107:23 menggambarkan orang-orang yang bekerja di laut, pergi dengan kapal untuk berdagang atau mencari nafkah. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berkuasa atas segala aspek kehidupan, termasuk pekerjaan manusia yang penuh risiko. Ayat ini menjadi pengantar untuk kisah penyelamatan Tuhan di tengah badai.

Latar belakang

Bahaya di Laut

Para pelaut melakukan pekerjaan di atas kapal di laut luas, menyadari bahwa laut adalah tempat yang berbahaya dan hanya Tuhan yang menguasai.

Di mana

Laut Tengah

Laut lepas, dek kapal saat badai

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu (setelah Daud)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Aman di darat
Pujian di darat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang Israel yang bijak, mungkin imam atau Lewi, menulis doa.

P

Kepada

Pelaut dan Penumpang

Mereka yang bekerja di laut dan mengalami kuasa Tuhan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרַד

yarad · turun

bergerak dari darat ke laut, merendahkan diri

יָם

yam · laut

laut, sering melambangkan kekacauan atau bahaya

אֳנִיָּה

oniyah · kapal

kapal besar, alat transportasi laut

Ketiganya menekankan kerendahan manusia saat masuk ke area laut yang liar—mengakui keterbatasan di hadapan alam.

Tahukah kamu

Kapal Kuno

Kapal-kapal pada zaman pemazmur terbuat dari kayu, dengan layar sederhana, dan tidak aman untuk badai besar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 107:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 107:23

✕  Sering dikira

Menganggap Tuhan tidak peduli pada pekerjaan manusia

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini memulai kisah yang menunjukkan pemeliharaan Tuhan di tempat kerja.

✕  Sering dikira

Laut hanya sebagai simbol kejahatan

✓  Yang sebenarnya

Laut juga tempat kerja dan keajaiban; Tuhan memerintah badai.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 107:23

Setiap pekerjaan, terutama yang berisiko tinggi, dilakukan di bawah pengawasan Tuhan. Saat kita bekerja, ingatlah bahwa Tuhan menyertai kita. Serahkan pekerjaanmu kepada-Nya, dan minta hikmat serta perlindungan-Nya dalam setiap langkah.

Ya Tuhan, sertailah aku dalam pekerjaanku sehari-hari. Lindungilah aku di tengah bahaya dan beriku keberanian. Amin.