Seruan di Tengah Kesesakan
Mazmur 107:19
Tuhan Menolong dari Pelbagai Kesukaran
“Lalu, mereka berseru kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Dia melepaskan mereka dari kesulitan-kesulitan mereka.”Mazmur 107:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,”Mazmur 107:19 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam kesusahan mereka berseru kepada TUHAN, dan Ia membebaskan mereka dari kesesakan.”Mazmur 107:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then they cry unto the LORD in their trouble, and he saveth them out of their distresses.”Mazmur 107:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 107:19?
Mazmur 107:19 menunjukkan bahwa dalam kesesakan yang paling dalam, orang yang menderita berseru kepada Tuhan. Ini menggambarkan siklus pertolongan: ketika manusia berseru, Tuhan mendengar dan melepaskan mereka dari kesulitan. Ayat ini menekankan bahwa Tuhan tidak pernah menolak seruan umat-Nya, sekalipun mereka telah jatuh ke dalam dosa.
Latar belakang
Penyembuhan dan Penyelamatan dari Kematian
Ayat 19 menceritakan orang-orang yang tersesat karena memberontak kepada Allah, ditimpa penyakit hingga di ambang kematian, lalu mereka berseru kepada TUHAN dalam kesesakan, dan Dia melepaskan mereka dari kesulitan. Ini menunjukkan respons manusia yang berpaling dan belas kasihan Allah yang menyelamatkan.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Suci, saat ibadah syukur
Kapan
~500 SM
Setelah Pembuangan Babel
Yang berbicara
Pemazmur
Pemazmur, mungkin seorang imam atau penyanyi Israel, ~500 SM
Kepada
Umat Israel
Jemaah yang berkumpul untuk beribadah, menghadapi berbagai pergumulan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָעַק
tsa'aq · berseru
berteriak minta tolong dengan keras, karena sangat terdesak
מְצוּקָה
metsuqah · kesesakan
kesempitan, tekanan berat, keadaan sulit yang mendesak
יָשַׁע
yasha' · melepaskan
menyelamatkan, membawa ke tempat yang luas dan aman
Tiga kata ini menggambarkan siklus: manusia berteriak dalam tekanan berat, lalu Allah yang penuh kasih bertindak menyelamatkan. Ini menekankan bahwa pertolongan Allah tidak bergantung pada kelayakan kita, tetapi pada kasih-Nya yang setia.
Tahukah kamu
Penyakit yang Membuat Jijik Makanan
Frasa 'jiwa mereka jijik terhadap segala makanan' mungkin merujuk pada penyakit seperti demam parah atau wabah, yang membuat penderitanya tidak nafsu makan—kondisi yang sangat mengerikan di zaman kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 107:19
Mazmur 34:6
pola yang sama
“Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.”
Mazmur 50:15
janji pertolongan
“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau.”
Mazmur 107:6
pengulangan motif
“Maka berserulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kesulitan mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 107:19
✕ Sering dikira
Mengira hanya orang yang sudah bertobat sempurna yang boleh berseru minta tolong.
✓ Yang sebenarnya
Teks menunjukkan orang-orang yang berdosa pun diselamatkan saat mereka berseru—pertolongan-Nya untuk semua yang berseru.
✕ Sering dikira
Menganggap Allah hanya menolong dari penyakit fisik.
✓ Yang sebenarnya
Kesesakan bisa berupa masalah apa saja; Allah melepaskan dari 'kesulitan-kesulitan' mereka secara menyeluruh.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 107:19
Ketika kita merasa terjebak dalam masalah yang berat, jangan ragu untuk berdoa. Tuhan mendengar seruan kita dan sanggup melepaskan kita dari situasi yang sepertinya mustahil. Ingatlah bahwa pertolongan datang saat kita mengakui ketidakberdayaan kita dan berseru kepada-Nya.
Ya Tuhan, terima kasih engkau selalu mendengar seruanku dalam kesesakan. Lepaskanlah aku dari segala kesulitan yang kuhadapi. Amin.