Doa untuk Keadilan

Mazmur 104:35

Nyanyian Sang Pencipta

PerikopPujilah TUHAN Sang Pencipta · Mazmur 104:1-35 →
“Biarlah para pendosa dilenyapkan dari bumi, dan biarlah orang-orang fasik tidak ada lagi! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Haleluya!”

Mazmur 104:35 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 104:35?

Ayat ini berdoa agar para pendosa dan orang fasik dilenyapkan dari bumi, lalu diakhiri dengan pujian kepada Tuhan. Ini mengungkapkan kerinduan akan keadilan dan kekudusan Allah.

Latar belakang

Permohonan Keadilan

Pemazmur memohon agar Tuhan melenyapkan orang-orang berdosa dan fasik dari bumi, lalu menutup mazmur dengan pujian yang sama seperti di awal. Ini adalah doa yang kuat untuk keadilan dan pemulihan.

Di mana

Israel

Dalam ibadah, mungkin di Bait Suci

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penciptaan dunia
Pembuangan Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Tuhan, mungkin seorang Lewi atau raja, ~1000 SM

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, Hakim yang adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חַטָּאִים

chatta'im · pendosa

Orang yang melewati batas, tidak kena sasaran moral

יִתַּמּוּ

yittammu · dilenyapkan

Habis, selesai, berakhir total

רְשָׁעִים

resha'im · fasik

Orang yang bersalah, berdosa secara aktif melawan Tuhan

Kata-kata ini bukan tentang kebencian pribadi, melainkan tentang keinginan agar kejahatan dihapus total dari bumi agar ciptaan Tuhan dapat dipulihkan.

Tahukah kamu

Kata 'Haleluya'

Kata 'Haleluya' di ayat ini adalah transliterasi dari bahasa Ibrani yang berarti 'Pujilah TUHAN'. Ini muncul pertama kali dalam Kitab Mazmur di sini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 104:35

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 104:35

✕  Sering dikira

Mengira ini doa untuk membalas dendam pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah seruan agar keadilan Tuhan ditegakkan, bukan ajakan untuk membalas dendam sendiri.

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan senang menghukum.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menginginkan pertobatan, tetapi keadilan-Nya menuntut penghapusan dosa yang terus-menerus.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 104:35

Kita boleh mendoakan keadilan atas kejahatan, tetapi juga harus mengingat bahwa kita sendiri butuh kasih karunia. Mari hidup kudus dan berseru 'Haleluya' di tengah dunia yang tidak sempurna.

Tuhan, jadikan kami pembawa keadilan-Mu dan hiduplah dalam kekudusan, sambil terus memuji-Mu. Amin.