Cahaya dan Langit sebagai Jubah
Mazmur 104:2
Kebesaran Allah dalam Ciptaan
PerikopPujilah TUHAN Sang Pencipta · Mazmur 104:1-35 →“yang diselimuti dengan cahaya seperti jubah, yang membentangkan langit seperti tenda;”Mazmur 104:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda,”Mazmur 104:2 · TB
Terjemahan Baru
“dan berselubung cahaya. Engkau membentangkan langit seperti kemah,”Mazmur 104:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Who coverest thyself with light as with a garment: who stretchest out the heavens like a curtain:”Mazmur 104:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 104:2?
Ayat ini menggambarkan Tuhan yang diselimuti cahaya dan membentangkan langit seperti tenda. Ini menunjukkan kuasa-Nya atas ciptaan dan kemuliaan-Nya yang bersinar terang.
Latar belakang
Allah yang Diselimuti Cahaya
Pemazmur melanjutkan penggambaran kebesaran Allah: Ia diselimuti cahaya seperti jubah, dan membentangkan langit seperti tenda. Ini menunjukkan kemuliaan Allah yang bercahaya dan kuasa-Nya dalam menciptakan langit.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Suci, saat ibadah
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pemazmur
Penyembah Israel yang merenungkan ciptaan
Kepada
Jemaat Israel
Umat pilihan yang diajak memuji TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֹטֶה
oteh · diselimuti
membungkus, menutupi seperti pakaian
אוֹר
or · cahaya
terang, sinar yang memancar
נוֹטֶה
noteh · membentangkan
meregangkan, membuka seperti tenda
Kata 'oteh' (membungkus) dan 'or' (cahaya) menunjukkan Allah yang identik dengan terang, sementara 'noteh' (membentangkan) menggambarkan tindakan mencipta yang aktif dan sengaja.
Tahukah kamu
Tenda Langit
Orang Israel nomaden tinggal di tenda, jadi membayangkan langit sebagai tenda yang dibentangkan sangat dekat dengan kehidupan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 104:2
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 104:2
✕ Sering dikira
Mengartikan 'cahaya' hanya sebagai terang fisik
✓ Yang sebenarnya
Cahaya di sini adalah metafora kemuliaan Allah yang tak terlihat.
✕ Sering dikira
Langit dianggap sebagai tempat tinggal Allah yang sebenarnya
✓ Yang sebenarnya
Ini bahasa puitis; Allah tidak terbatas pada langit.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 104:2
Ketika dunia terasa gelap dan tidak pasti, ingatlah bahwa Tuhan adalah terang yang menyelubungi kita. Biarkan cahaya-Nya memancar melalui perkataan dan perbuatan kita.
Bapa, bungkuslah hatiku dengan terang-Mu dan jadikan hidupku sebagai saksi kemuliaan-Mu di tengah kegelapan dunia. Amin.