Mengenal TUHAN sebagai Pencipta kita

Mazmur 100:3

Panggilan untuk Bersyukur

Ketahuilah bahwa TUHAN, Dia adalah Allah. Dia yang menjadikan kita, dan kita ini milik-Nya. Kita ini umat-Nya, dan domba-domba gembalaan-Nya.

Mazmur 100:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 100:3?

Ayat ini mengingatkan kita bahwa TUHAN adalah Allah, Pencipta kita, dan kita adalah milik-Nya—umat-Nya dan domba gembalaan-Nya. Ini menegaskan hubungan kita dengan Allah: Dia yang menjadikan kita, dan kita bergantung sepenuhnya pada-Nya sebagai gembala kita.

Latar belakang

Mengenal TUHAN sebagai Pencipta dan Gembala

Pemazmur mengajak umat untuk 'mengetahui' bahwa TUHAN adalah Allah. Ia menciptakan kita, kita milik-Nya, dan kita adalah umat-Nya seperti domba gembalaan-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Suci

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembukaan tabut
Pembangunan Bait Suci
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Israel, mungkin seorang imam atau Lewi

J

Kepada

Jemaat Israel

Orang-orang yang datang ke Bait Suci untuk beribadah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דְּעוּ

de'u · Ketahuilah

mengenal secara intim, bukan hanya tahu informasi

עָשָׂה

asah · Dia yang menjadikan

membuat, menciptakan, membentuk

לוֹ (dalam frasa 'kita ini milik-Nya')

lo · milik-Nya

kepunyaan-Nya, menjadi milik Allah

Mengetahui Allah berarti mengakui Dia sebagai Pencipta yang memiliki kita. Kita bukan milik diri sendiri, melainkan milik Allah yang membentuk dan memelihara kita.

Tahukah kamu

Metafora gembala dan domba

Gambaran 'domba gembalaan-Nya' menunjukkan hubungan yang dekat dan penuh perhatian; gembala mengenal setiap domba dan memimpin mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 100:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 100:3

✕  Sering dikira

Menganggap 'menjadikan kita' hanya berarti penciptaan fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga mencakup pemilihan dan pembentukan sebagai umat Allah, seperti Israel dipilih sebagai umat-Nya.

✕  Sering dikira

Berpikir 'kita ini milik-Nya' berarti kita kehilangan kebebasan.

✓  Yang sebenarnya

Menjadi milik Allah adalah kebebasan sejati, karena kita berada di bawah perawatan Gembala yang baik.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 100:3

Sadari bahwa kita bukan milik diri sendiri, tetapi milik Allah. Ini memberi rasa aman dan tujuan. Saat kita bingung atau tersesat, ingatlah bahwa kita punya Gembala yang baik yang menuntun kita.

Tuhan, terima kasih karena Engkau menjadikan aku dan memanggilku sebagai milik-Mu. Tolong aku untuk selalu mengikuti pimpinan-Mu sebagai Gembalaku. Amin.