Allah menciptakan manusia dalam rupa-Nya — laki-laki dan perempuan

Kejadian 1:27

Permulaan Penciptaan

Lalu, Allah menciptakan manusia menurut rupa-Nya. Menurut rupa Allah, Dia menciptakannya. Laki-laki dan perempuan, demikianlah Dia menciptakan mereka.

Kejadian 1:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 1:27?

Ayat ini menegaskan bahwa Allah menciptakan manusia, baik laki-laki maupun perempuan, dalam rupa-Nya. Semua manusia memiliki martabat yang sama di hadapan Tuhan, tanpa memandang gender.

Latar belakang

Tiga kali 'bara' dalam satu ayat

Kata 'bara' (menciptakan) muncul tiga kali dalam ayat ini — tidak ada ayat lain dalam Kejadian 1 yang melakukan ini. Penekanan berulang ini menyatakan: penciptaan manusia adalah puncak narasi, tindakan kreatif Allah yang paling signifikan. Dan secara eksplisit: laki-laki dan perempuan sama-sama dalam gambar Allah.

Di mana

Bumi yang sudah penuh ciptaan

Manusia pertama hadir di dunia · hari keenam berlangsung

Kapan

Hari keenam penciptaan

Penciptaan manusia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
‹ lebih awal
Allah memutuskan menciptakan manusia
Manusia diberkati dan diberi mandat
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (penulis)

Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM

I

Kepada

Israel di padang gurun

Umat yang butuh memahami identitas mereka sebagai manusia di hadapan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיִּבְרָא

wayyivra · menciptakan

Dan Dia menciptakan — kata bara yang muncul tiga kali berturut-turut dalam satu ayat, penekanan maksimal yang tidak terjadi pada ciptaan lain.

בְּצַלְמוֹ

betsalmo · rupa-Nya

Dalam gambar-Nya — manusia bukan sekadar dibuat 'menurut rancangan' tapi secara spesifik merefleksikan siapa Allah itu.

זָכָר וּנְקֵבָה

zakhar u-nqevah · laki-laki dan perempuan

Laki-laki dan perempuan — dua kelamin yang berbeda, keduanya sama-sama dalam gambar Allah; keduanya menerima status dan mandat yang sama.

Tiga wayyivra (Allah menciptakan) menekankan manusia sebagai puncak penciptaan. Betsalmo (dalam gambar-Nya) diterapkan tanpa pembedaan kepada zakhar u-nqevah (laki-laki dan perempuan). Kesetaraan ontologis laki-laki dan perempuan bukan ide modern — itu ada di halaman pertama Alkitab.

Tahukah kamu

Perempuan juga dalam gambar Allah — dari awal

Banyak budaya kuno menempatkan perempuan di bawah laki-laki dalam ontologi. Kejadian 1:27 dengan tegas menyatakan keduanya — zachar (laki-laki) dan nqevah (perempuan) — diciptakan dalam gambar Allah (tselem Elohim). Ini pernyataan radikal di konteks zamannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 1:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 1:27

✕  Sering dikira

"Laki-laki lebih mencerminkan gambar Allah karena diciptakan lebih dulu."

✓  Yang sebenarnya

Ayat 27 secara eksplisit menyatakan keduanya dalam gambar Allah tanpa perbedaan. Urutan penciptaan dalam Kejadian 2 adalah narasi terpisah dengan fokus berbeda.

✕  Sering dikira

"Gambar Allah dalam manusia hilang setelah kejatuhan."

✓  Yang sebenarnya

Gambar Allah (tselem) dalam manusia tidak sepenuhnya hilang setelah dosa — Kejadian 9:6 dan Yakobus 3:9 masih menyebut manusia sebagai gambar Allah pasca-kejatuhan, meski rusak.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 1:27

Kesetaraan gender adalah rancangan Tuhan sejak awal. Kita dipanggil untuk menghargai dan memperlakukan laki-laki dan perempuan dengan adil. Mulailah dari keluarga dan lingkungan kita, hargai setiap orang sebagai sesama yang segambar dengan Allah.

Ya Bapa, mampukan kami untuk menghargai setiap pribadi, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai gambar-Mu yang berharga. Amin.