Hambaku terbaring lumpuh di rumah
Matius 8:6
Mujizat-Mujizat di Galilea
“dan berkata, “Tuan, hambaku sedang terbaring lumpuh di rumah, sangat menderita.””Matius 8:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita." Matius 8.7–12 33”Matius 8:6 · TB
Terjemahan Baru
“"Bapak," kata perwira itu, "pelayan saya sakit di rumah. Ia berbaring lumpuh di tempat tidur dan menderita sekali."”Matius 8:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Tuhan, budak saya sedang terbaring di rumah karena sakit parah. Dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya dan sangat menderita.””Matius 8:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And saying, Lord, my servant lieth at home sick of the palsy, grievously tormented.”Matius 8:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 8:6?
Perwira itu menggambarkan penderitaan hambanya dengan detail: terbaring lumpuh dan sangat menderita. Ini menunjukkan kasihnya pada hamba dan situasi yang mendesak, memohon belas kasihan Yesus.
Latar belakang
Keprihatinan seorang atasan terhadap bawahannya
Perwira ini peduli pada hambanya — itu sendiri sudah luar biasa, karena dalam budaya Romawi hamba adalah 'alat hidup' yang bisa diganti. Dia menggambarkan kondisi hambanya dengan detail: terbaring, lumpuh, sangat menderita. Bukan sekadar laporan medis, ini ekspresi kepedulian.
Di mana
Kapernaum
Di jalan kota · pertemuan pertama dengan Yesus
Kapan
~28 M
Pelayanan awal di Galilea
Yang berbicara
Perwira Romawi
Komandan militer Romawi di Kapernaum
Kepada
Yesus
Rabi dari Nazaret, ~30 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παῖς
paîs · hamba
Anak kecil atau pelayan/hamba muda — berbeda dari doûlos (budak). Kata ini lebih hangat, menunjukkan kedekatan hubungan.
παραλυτικός
paralutikós · lumpuh
Orang yang anggota tubuhnya tidak berfungsi — dari paralúō (melonggarkan, melumpuhkan); kondisi neurologis yang serius.
δεινῶς βασανιζόμενος
deinōs basanizómenos · menderita
Sedang disiksa dengan hebat — basanizō dipakai untuk penyiksaan; ini bukan sakit biasa tapi penderitaan yang amat parah.
Pilihan kata paîs (bukan sekadar 'budak') dan deskripsi deinōs basanizómenos (tersiksa hebat) mengungkap bahwa perwira ini sungguh-sungguh peduli pada hamba yang dekat dengannya — ini permintaan dari rasa sayang, bukan sekadar laporan kerusakan aset.
Tahukah kamu
Hamba yang berharga
Lukas 7:2 menambahkan bahwa hamba ini 'sangat dihargai' oleh perwira tersebut. Dalam dunia Romawi, hubungan seperti ini memang ada — beberapa hamba diperlakukan hampir seperti anggota keluarga, terutama yang memiliki keahlian khusus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 8:6
Lukas 7:2
hamba yang dihargai
“Hamba seorang perwira, yang sangat dihargainya, sedang sakit keras dan hampir mati.”
Yohanes 4:49
memohon untuk orang sakit parah
“Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.”
Mazmur 41:4
doa minta kesembuhan
“Aku berkata: Ya TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 8:6
✕ Sering dikira
Perwira hanya butuh hambanya sembuh karena dia kehilangan tenaga kerja
✓ Yang sebenarnya
Kata paîs dan deskripsi rinci penderitaannya menunjukkan kepedulian personal, bukan sekadar kepentingan ekonomi.
✕ Sering dikira
Lumpuh yang dimaksud adalah lumpuh mental atau rohani
✓ Yang sebenarnya
Paralutikós adalah istilah medis yang spesifik untuk kondisi fisik — kelumpuhan tubuh yang nyata.
Renungan
Renungan Singkat Matius 8:6
Kita bisa membawa pergumulan dan penderitaan orang lain kepada Yesus dengan jujur dan terbuka. Tuhan peduli pada setiap detail kehidupan kita.
Tuhan, aku membawa semua pergumulan dan penderitaan yang kualami dan yang dialami orang-orang di sekitarku ke hadapan-Mu. Tolong dan pulihkanlah. Amin.