Jangan khawatir hari esok — cukup kesusahan hari ini
Matius 6:34
Berdoa, Berpuasa, dan Beriman: Cara yang Benar
“Jadi, jangan khawatir tentang hari esok karena hari esok akan mengkhawatirkan dirinya sendiri. Cukuplah suatu hari dengan kesusahannya sendiri.””Matius 6:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."”Matius 6:34 · TB
Terjemahan Baru
“Oleh sebab itu, janganlah khawatir tentang hari besok. Sebab besok ada lagi khawatirnya sendiri. Hari ini sudah cukup kesusahannya, tidak usah ditambah lagi."”Matius 6:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka janganlah kuatir akan hari esok, karena tiap-tiap hari mempunyai pergumulannya sendiri. Cukuplah jalani pergumulan hari ini. Jangan tambahi dengan pergumulan dari hari yang akan datang.””Matius 6:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Take therefore no thought for the morrow: for the morrow shall take thought for the things of itself. Sufficient unto the day is the evil thereof.”Matius 6:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 6:34?
Ayat ini mengajak kita untuk tidak khawatir tentang hari esok, karena setiap hari memiliki masalahnya sendiri. Kekhawatiran hanya akan membebani hari ini dan tidak mengubah apa pun. Kita dipanggil untuk hidup di masa kini dan percaya bahwa Allah memberikan kekuatan untuk setiap hari.
Latar belakang
Penutup yang mengundang senyum dan anggukan
Ini adalah ayat penutup yang terasa seperti pepatah bijak dengan sentuhan humor kering: Cukuplah suatu hari dengan kesusahannya sendiri. Yesus tidak berkata hari ini tidak akan ada masalah — Ia berkata masalah hari ini sudah lebih dari cukup untuk ditanggung. Mengapa menambah beban hari esok ke beban hari ini?
Di mana
Lereng bukit, Galilea
Penutup dari seri panjang pengajaran tentang kekhawatiran dan kepercayaan
Kapan
~30 M
Khotbah di Bukit, bagian kedua
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, menutup pasal dengan pepatah yang terasa seperti humor segar
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
Orang yang kekhawatirannya tentang masa depan menghabiskan ketenangan hidup hari ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἡ αὔριον μεριμνήσει ἑαυτῆς
hari esok akan mengkhawatirkan dirinya sendiri · tomorrow will be anxious for itself
Personifikasi unik: hari esok diberi karakter yang mengurus dirinya sendiri — tidak perlu kita khawatirkan hari ini
ἀρκετόν
cukuplah · sufficient
Arketon = cukup, memadai — tidak lebih, tidak kurang. Hari ini sudah membawa cukup tantangan
κακία
kesusahannya · evil / trouble
Kakia = kejahatan, kesengsaraan, kesulitan — kata yang biasa untuk moralitas di sini dipakai untuk kesulitan hidup sehari-hari
Hari esok akan mengurus dirinya sendiri (ἑαυτῆς) — dan hari ini sudah membawa cukup (ἀρκετόν) kesulitannya (κακία). Hiduplah dalam batas waktu yang Allah berikan: hari ini.
Tahukah kamu
Ini satu-satunya ayat dalam Khotbah di Bukit yang terdengar seperti pepatah bijak rakyat
Gaya cukuplah suatu hari dengan kesusahannya sendiri sangat mirip dengan pepatah-pepatah kebijaksanaan populer dari berbagai budaya kuno. Ini menunjukkan Yesus sangat fasih dengan cara orang biasa berbicara dan berpikir — Ia menggunakan bahasa rakyat untuk menyampaikan kebenaran yang mendalam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 6:34
Keluaran 16:19-20
Prinsip cukup untuk hari ini yang Allah sudah ajarkan melalui manna di padang gurun
“Jangan sisakan manna sampai pagi — sebagian tidak mendengar dan terjadi ulat”
Amsal 27:1
Hikmat yang sama tentang ketidakpastian masa depan dan hidup dalam hari ini
“Jangan bermegah tentang hari esok, karena kamu tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu”
Lukas 22:42
Yesus sendiri mempraktikkan penyerahan penuh atas masa depan yang tidak diketahuinya malam itu
“Bukan kehendak-Ku, tetapi kehendak-Mulah yang terjadi — Yesus di Getsemani”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 6:34
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa perencanaan masa depan adalah dosa
✓ Yang sebenarnya
Amsal memuji orang yang merencanakan (Ams 21:5) — yang Yesus larang adalah kecemasan tentang masa depan yang melumpuhkan, bukan perencanaan yang bijaksana
✕ Sering dikira
Cukuplah hari ini dengan kesusahannya berarti hidup Kristen pasti penuh masalah setiap hari
✓ Yang sebenarnya
Ini realistis, bukan pesimis — Yesus mengakui bahwa setiap hari punya tantangannya sendiri, tapi justru karena itu jangan tambahi dengan beban masa depan yang belum tentu terjadi
Renungan
Renungan Singkat Matius 6:34
Jangan biarkan kecemasan tentang masa depan mencuri sukacitamu hari ini. Fokuslah pada apa yang bisa kamu lakukan sekarang, dan serahkan hari esok kepada Allah. Ingat, kasih karunia-Nya selalu baru setiap pagi—cukup untuk hari ini.
Bapa, ampuni aku yang sering khawatir akan masa depan. Ajar aku untuk hidup setia hari ini dan mempercayakan hari esok kepada-Mu. Amin.