Yesus Pindah ke Kapernaum
Matius 4:13
Pencobaan dan Awal Pelayanan Yesus
“Dia meninggalkan Nazaret dan tiba di Kapernaum lalu tinggal di sana, di tepi danau, di perbatasan Zebulon dan Naftali,”Matius 4:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,”Matius 4:13 · TB
Terjemahan Baru
“Ia meninggalkan Nazaret, lalu tinggal di Kapernaum di pinggir Danau Galilea di daerah Zebulon dan Naftali.”Matius 4:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Dia tidak lagi tinggal di Nazaret, melainkan di kota Kapernaum yang terletak di tepi danau Galilea, di daerah Zebulon dan Naftali.”Matius 4:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And leaving Nazareth, he came and dwelt in Capernaum, which is upon the sea coast, in the borders of Zabulon and Nephthalim:”Matius 4:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 4:13?
Yesus meninggalkan Nazaret dan menetap di Kapernaum, sebuah kota di tepi Danau Galilea, di wilayah Zebulon dan Naftali. Ini menandai awal pelayanan-Nya di Galilea setelah Yohanes Pembaptis ditangkap.
Latar belakang
Pindah dari kampung halaman ke kota strategis
Nazaret adalah kampung kecil di pedalaman — tidak ada jalur perdagangan besar melewatinya. Kapernaum berbeda: kota dagang di tepi danau, dilalui jalur Via Maris yang menghubungkan Mesir ke Mesopotamia, ada kantor bea cukai dan garnisun Romawi. Memilih Kapernaum bukan kebetulan — ini pemilihan basis yang strategis.
Di mana
Kapernaum
Kota pelabuhan di tepi barat Danau Galilea, di perbatasan wilayah Zebulon dan Naftali
Kapan
~27-28 M
Yesus memilih basis pelayanan
Yang berbicara
Matius (narator)
Murid Yesus, mantan pemungut cukai, penulis Injil ini
Kepada
Pembaca Injil Matius
Komunitas Yahudi-Kristen awal, sekitar 80-an M
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Καταλιπὼν τὴν Ναζαρά
Katalipōn tēn Nazara · leaving Nazareth
Meninggalkan, melepaskan — bukan liburan atau kunjungan singkat, ini kepindahan permanen
κατῴκησεν
katōkēsen · dwelt
Menetap, bermukim — bukan sekadar berkunjung. Kapernaum menjadi rumah operasional Yesus
ὅρια
horia · border
Perbatasan wilayah — lokasi Kapernaum di persimpangan dua suku Israel kuno menjadi detail geografis penting untuk nubuat Yesaya
Yesus tidak hanya 'berkunjung' ke Kapernaum — Dia menetap di sana. Ini bukan wisata rohani; ini keputusan strategis untuk membangun basis pelayanan di titik persimpangan jalur perdagangan dunia.
Tahukah kamu
Kapernaum adalah kota asal beberapa murid pertama Yesus
Petrus, Andreas, Yakobus, dan Yohanes semuanya dari area danau Galilea termasuk Kapernaum atau daerah sekitarnya. Yesus pindah ke 'kandang' murid-murid-Nya sebelum memanggil mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 4:13
Lukas 4:16-30
Konteks mengapa Yesus meninggalkan Nazaret — penolakan di sana
“Ia datang ke Nazaret... kemudian semua orang di sinagoge itu bangkit dan menghalau Dia ke luar kota.”
Matius 11:23
Kapernaum kemudian menerima banyak mujizat tapi menolak Yesus — Yesus sendiri mengutuknya
“Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan ditinggikan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati.”
Yohanes 2:12
Yohanes mencatat kunjungan awal Yesus ke Kapernaum
“Sesudah itu Ia pergi ke Kapernaum, bersama-sama ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya dan murid-murid-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 4:13
✕ Sering dikira
'Yesus pindah dari Nazaret karena tidak betah di kampung halaman-Nya'
✓ Yang sebenarnya
Lukas 4 menjelaskan Yesus ditolak di Nazaret — pindahnya ada alasan konkret. Tapi Matius menekankan ini sebagai penggenapan nubuat, bukan sekadar kepindahan karena diusir
✕ Sering dikira
'Kapernaum dipilih karena Yesus punya keluarga di sana'
✓ Yang sebenarnya
Yesus pindah ke Kapernaum untuk menggenapi nubuat Yesaya dan memilih basis yang strategis secara geografis, bukan karena alasan keluarga
Renungan
Renungan Singkat Matius 4:13
Terkadang kita harus meninggalkan tempat yang familiar untuk mengikuti panggilan Tuhan. Kapernaum menjadi basis pelayanan Yesus, menunjukkan bahwa kita pun bisa memulai hal baru di tempat yang Tuhan tunjukkan.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk pindah dari zona nyaman dan mengikuti panggilan-Mu, seperti Yesus pindah ke Kapernaum. Amin.