Dua Maria berlari dengan hati campur aduk
Matius 28:8
Pagi yang Mengubah Segalanya
“Dan, mereka cepat-cepat meninggalkan kuburan itu dengan ketakutan dan sukacita besar; dan berlari untuk memberitahukan itu kepada murid-murid-Nya.”Matius 28:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.”Matius 28:8 · TB
Terjemahan Baru
“Cepat-cepat wanita-wanita itu meninggalkan kuburan itu. Dengan perasaan takut bercampur gembira, mereka berlari-lari untuk memberitahukan hal itu kepada pengikut-pengikut Yesus.”Matius 28:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kedua perempuan itu segera meninggalkan kuburan itu dengan rasa takut dan sangat bersukacita. Mereka berlari untuk memberitahukan apa yang sudah terjadi kepada kami murid-murid Yesus.”Matius 28:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they departed quickly from the sepulchre with fear and great joy; and did run to bring his disciples word.”Matius 28:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 28:8?
Perempuan-perempuan itu meninggalkan kubur dengan campuran takut dan sukacita besar, lalu berlari untuk memberitakan kabar kebangkitan kepada murid-murid. Mereka menjadi saksi pertama yang membawa berita penting ini meskipun ada rasa takut.
Latar belakang
Takut dan sukacita bisa hadir bersamaan
Matius dengan jujur mencatat dua emosi sekaligus: ketakutan dan sukacita besar. Ini bukan kontradiksi — manusia bisa merasakan keduanya saat menghadapi sesuatu yang melampaui kapasitas pemahaman mereka. Mereka berlari bukan karena takut diburu, tapi karena berita ini terlalu besar untuk disimpan sendiri.
Di mana
Jalan dari kubur menuju kota Yerusalem
Jalanan Yerusalem pagi hari, dua perempuan berlari ke arah tempat tinggal para murid
Kapan
~30 M
Kebangkitan — respons pertama saksi
Yang berbicara
Matius (narator)
Murid Yesus, mantan pemungut cukai
Kepada
Pembaca Injil Matius
Komunitas Yahudi-Kristen abad pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπελθοῦσαι ταχύ
apelthouses tachu · departed quickly
pergi dengan cepat, segera meninggalkan tempat
χαρᾶς μεγάλης
charas megalēs · great joy
sukacita yang besar dan meluap — bukan kesenangan biasa
φόβου
phobou · fear
rasa takut — di sini berdampingan dengan sukacita, bukan saling meniadakan
Dua emosi — takut dan sukacita besar — berjalan bersisian dalam satu pelarian. Ini adalah respons manusiawi yang jujur terhadap sesuatu yang melampaui nalar.
Tahukah kamu
Berlari membawa berita baik — tradisi kuno
Dalam dunia kuno sebelum ada sarana komunikasi, 'berlari membawa berita' adalah gambaran penuh semangat dari seorang pembawa pesan. Yesaya 52:7 memuji 'betapa indahnya kaki yang membawa berita baik' — dan di sini, kaki dua perempuan yang berlari itulah yang dimaksud.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 28:8
Yesaya 52:7
Gambaran berlari membawa berita baik dari Allah
“Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kaki seorang pembawa berita.”
Lukas 24:9
Para perempuan segera melaporkan berita kebangkitan
“Setelah kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua yang lain.”
Mazmur 126:3
Sukacita besar atas tindakan ajaib Allah
“TUHAN telah melakukan perkara yang besar kepada kita, maka kita bersukacita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 28:8
✕ Sering dikira
'Mereka berlari karena takut dengan malaikat'
✓ Yang sebenarnya
Mereka berlari dalam ketaatan dan semangat membawa berita — rasa takut ada, tapi bukan alasan utama mereka berlari.
✕ Sering dikira
'Rasa takut mereka menunjukkan kurangnya iman'
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan dan sukacita besar hadir bersamaan adalah respons yang wajar dan manusiawi terhadap mukjizat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Renungan
Renungan Singkat Matius 28:8
Kabar baik sering datang dengan perasaan campur aduk—takut dan sukacita. Jangan biarkan rasa takut menghentikan kita; kabarkanlah apa yang Yesus lakukan dalam hidup kita meskipun disertai keraguan.
Ya Tuhan, beri aku keberanian untuk memberitakan kabar baik-Mu walau hatiku berkecamuk. Amin.