Murid-murid menyembah — tapi beberapa ragu
Matius 28:17
Pagi yang Mengubah Segalanya
“Ketika mereka melihat-Nya, mereka menyembah-Nya. Akan tetapi, beberapa ragu-ragu.”Matius 28:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.”Matius 28:17 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu mereka melihat Yesus di sana, mereka sujud menyembah Dia. Tetapi ada di antara mereka yang ragu-ragu.”Matius 28:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika kami bertemu dengan Yesus di bukit itu, kami sujud menyembah-Nya. Namun peristiwa ini sangat mengherankan hingga ada di antara kami yang sulit percaya bahwa apa yang kami alami benar-benar terjadi.”Matius 28:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they saw him, they worshipped him: but some doubted.”Matius 28:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 28:17?
Saat melihat Yesus, para murid menyembah-Nya, tetapi beberapa ragu-ragu. Ini menunjukkan bahwa respon terhadap Yesus bisa bercampur antara iman dan keraguan, bahkan bagi mereka yang dekat dengan-Nya.
Latar belakang
Iman dan keraguan hadir dalam satu kelompok
Matius dengan berani mencatat bahwa 'beberapa ragu-ragu' bahkan saat melihat Yesus langsung. Ini bukan kegagalan — ini kejujuran. Dan yang luar biasa: Yesus tidak mengecam mereka yang ragu, tidak menunda misi sampai semua yakin. Dia memberi tugas kepada mereka semua, termasuk yang masih ragu.
Di mana
Bukit di Galilea
Saat Yesus yang bangkit muncul di hadapan kesebelas murid di bukit
Kapan
~30 M
Kebangkitan — pertemuan langsung dengan Yesus yang bangkit
Yang berbicara
Matius (narator)
Murid Yesus, mantan pemungut cukai
Kepada
Pembaca Injil Matius
Termasuk mereka yang juga bergumul dengan keraguan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
προσεκύνησαν
prosekynēsan · worshiped
menyembah dengan sujud — ekspresi pengakuan keilahian
ἐδίστασαν
edistasan · doubted
ragu-ragu, bimbang — dari kata 'dua', artinya berdiri di antara dua kemungkinan
οἱ δέ
hoi de · some
tetapi beberapa — kontras dengan mayoritas yang menyembah
Matius jujur: dalam satu kelompok yang sama ada yang menyembah dan ada yang ragu. Ini bukan cacat dalam tulisannya — ini dokumentasi yang jujur tentang keragaman respons manusia.
Tahukah kamu
Kata ragu-ragu yang dipakai Matius menarik
Kata Yunani 'edistasan' (ragu-ragu) berasal dari 'dis' artinya dua — berdiri di antara dua jalan. Bukan ketidakpercayaan total, tapi kebimbangan antara percaya dan tidak. Matius tidak menyembunyikan ini — justru menonjolkannya sebagai bagian dari realitas pengikut Yesus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 28:17
Yohanes 20:24-25
Keraguan murid dalam narasi lain — Yesus tidak mengecam tapi hadir
“Tomas...berkata kepada mereka: 'Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya...aku tidak akan percaya.'”
Markus 16:14
Kontras: Markus mencatat teguran, Matius mencatat penerimaan tanpa teguran
“Kemudian Yesus menampakkan diri kepada kesebelas orang itu...Ia mencela ketidakpercayaan dan kekerasan hati mereka.”
Habakuk 2:4
Iman sebagai perjalanan yang terus bertumbuh, bukan keadaan statis
“Orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 28:17
✕ Sering dikira
'Ayat ini membuktikan kebangkitan tidak benar-benar meyakinkan'
✓ Yang sebenarnya
Matius mencatat keraguan ini karena dia jujur, bukan karena kebangkitan lemah. Keraguan awal diikuti misi besar di ayat berikutnya.
✕ Sering dikira
'Yang ragu-ragu itu tidak ikut misi Amanat Agung'
✓ Yang sebenarnya
Yesus memberikan Amanat Agung kepada semua yang hadir tanpa terkecuali — termasuk yang masih ragu.
Renungan
Renungan Singkat Matius 28:17
Keraguan adalah bagian dari perjalanan iman. Kita boleh jujur mengakui keraguan kita kepada Tuhan, tetapi jangan biarkan keraguan menghalangi kita untuk tetap menyembah dan mengikuti Yesus.
Tuhan, aku percaya, tolonglah aku dalam keraguanku, dan ubah keraguanku menjadi iman yang teguh. Amin.