Tomas yang tidak hadir — dan menyesal
Yohanes 20:24
Kubur yang Kosong dan Tuhan yang Bangkit
“Tomas, salah seorang dari kedua belas murid, yang disebut Didimus, tidak ada bersama mereka ketika Yesus datang.”Yohanes 20:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.”Yohanes 20:24 · TB
Terjemahan Baru
“Tomas (yang disebut si "Kembar"), seorang dari dua belas pengikut Yesus, tak ada bersama yang lain ketika Yesus datang.”Yohanes 20:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Tomas (yang biasa dijuluki ‘si Anak Kembar’), salah satu dari kami dua belas murid Yesus tidak ada bersama kami ketika Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada kami.”Yohanes 20:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Thomas, one of the twelve, called Didymus, was not with them when Jesus came.”Yohanes 20:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 20:24?
Tomas tidak hadir saat Yesus menampakkan diri, sehingga ia meragukan kebangkitan. Ayat ini menunjukkan keraguan yang manusiawi dan pentingnya iman yang melampaui bukti fisik.
Latar belakang
Tomas yang malang — tidak di tempat yang tepat pada saat yang tepat
Tomas tidak ada ketika Yesus muncul. Tidak ada penjelasan mengapa — mungkin keluar sebentar, mungkin sedang di tempat lain. Yang jelas, dia melewatkan momen paling penting. Namanya Tomas Didimus — 'Tomas si Kembar' dalam bahasa Yunani dan Ibrani sekaligus. Identitas ganda yang menarik untuk seseorang yang nantinya bergulat dengan keragu-raguan.
Di mana
Yerusalem
Konteks informasi tentang Tomas yang absen
Kapan
~30 M
Malam Minggu Paskah pertama — Tomas tidak ada
Yang berbicara
Yohanes (penulis Injil)
Mencatat fakta ketidakhadiran Tomas yang akan jadi plot penting
Kepada
Pembaca Injil Yohanes
Komunitas yang mungkin banyak yang belum melihat Yesus sendiri
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Θωμᾶς
Tomas · Thomas
Dari bahasa Aram 'ta'om' yang berarti 'kembar' — diterjemahkan langsung sebagai 'Didimus' (Yunani untuk kembar)
Δίδυμος
Didimus/Kembar · twin
Julukan yang unik di antara dua belas murid — 'si kembar' tapi saudara kembarnya tidak pernah disebut dalam Alkitab
οὐκ ἦν
tidak ada · was not
Ketidakhadiran yang dicatat secara eksplisit — detail yang penting untuk episode berikutnya
Θωμᾶς ὁ λεγόμενος Δίδυμος οὐκ ἦν — Tomas si kembar tidak ada. Tiga kata yang akan memulai salah satu perjalanan iman paling terkenal dalam Alkitab.
Tahukah kamu
Tomas bukan pengecut — dia berani
Di Yohanes 11:16, ketika murid-murid lain ragu-ragu ikut ke Yudea, Tomaslah yang berkata 'Mari kita pergi juga, supaya kita mati bersama-sama dengan Dia.' Tomas bukan pengecut — dia berani. Keragu-raguannya soal kebangkitan bukan karena lemah, tapi karena dia orang yang butuh memverifikasi fakta.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 20:24
Yohanes 11:16
Tomas yang berani mati bersama Yesus — orang yang sama kini yang paling sulit percaya kebangkitan-Nya
“Maka Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada murid-murid yang lain: Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia.”
Yohanes 14:5
Tomas juga yang bertanya langsung soal 'jalan' — dia orang yang butuh kejelasan, bukan hanya iman buta
“Tomas berkata kepada-Nya: Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; bagaimana kami tahu jalan ke sana?”
Lukas 24:33
Lukas menyebut 'sebelas' — Tomas mungkin dihitung tapi tidak hadir di momen itu
“...mereka menemukan sebelas murid itu beserta teman-teman mereka yang telah berkumpul.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 20:24
✕ Sering dikira
Tomas tidak hadir karena dia memang tidak peduli atau sudah menyerah.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak memberi alasan ketidakhadirannya — tidak ada indikasi ketidakpedulian. Ketidakhadiran bisa jadi kebetulan.
✕ Sering dikira
Tomas adalah murid yang paling lemah imannya di antara dua belas.
✓ Yang sebenarnya
Tomas menunjukkan keberanian luar biasa di Yoh 11:16. Keragu-raguannya soal kebangkitan adalah respons rasional orang yang belum melihat sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 20:24
Keraguan adalah bagian dari perjalanan iman. Saat ragu, cari komunitas dan jujurlah kepada Tuhan, karena Dia sanggup memulihkan iman kita.
Tuhan, saat aku ragu, peganglah tanganku dan tuntun aku kepada iman yang teguh, Amin.