Ejekan: ia selamatkan orang lain tapi tidak bisa selamatkan diri
Matius 27:42
Hari Paling Gelap dalam Sejarah
““Ia menyelamatkan orang lain, tetapi Ia tidak dapat menyelamatkan Diri-Nya sendiri. Jika Ia adalah Raja Israel, biarlah Ia turun dari salib itu sekarang dan kita akan percaya kepada-Nya.”Matius 27:42 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri- Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.”Matius 27:42 · TB
Terjemahan Baru
“"Ia menyelamatkan orang lain, padahal diri-Nya sendiri Ia tidak dapat selamatkan! Kalau Dia raja Israel, baiklah Ia sekarang turun dari salib itu, baru kami mau percaya kepada-Nya.”Matius 27:42 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Dia bisa menyelamatkan orang-orang lain, tetapi tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri! Kalau dia benar-benar raja orang Israel, biarlah dia turun dari salib itu sekarang, barulah kami akan percaya kepadanya!”Matius 27:42 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He saved others; himself he cannot save. If he be the King of Israel, let him now come down from the cross, and we will believe him.”Matius 27:42 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 27:42?
Mereka mengejek, 'Ia menyelamatkan orang lain, tetapi tidak dapat menyelamatkan diri-Nya sendiri.' Ironisnya, justru karena tidak menyelamatkan diri-Nya itulah Yesus menyelamatkan kita. Keselamatan datang melalui pengorbanan-Nya.
Latar belakang
Ejekan yang tidak sengaja mengungkapkan kebenaran
'Ia menyelamatkan orang lain tapi tidak dapat menyelamatkan diri-Nya sendiri' — ini dimaksud sebagai ejekan, tapi justru adalah pernyataan teologis paling akurat yang pernah diucapkan tentang Yesus. Hanya dengan tidak menyelamatkan diri-Nya, Ia bisa menyelamatkan orang lain. Musuh-musuh-Nya tanpa sadar mengkhotbahkan Injil.
Di mana
Golgota, Yerusalem
Di sekitar salib Yesus
Kapan
~30 M
Sengsara — ejekan tentang keselamatan
Yang berbicara
Imam-imam kepala dan ahli Taurat
Pemimpin agama Yahudi yang hadir di Golgota
Kepada
Yesus dan kerumunan di Golgota
Semua orang yang mendengar ejekan ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔσωσεν
esōsen · saved
menyelamatkan, aorist — ia sudah menyelamatkan orang lain berkali-kali
οὐ δύναται
ou dynatai · cannot
tidak bisa — tapi dalam realitanya: tidak mau
βασιλεὺς Ἰσραήλ
basileus Israēl · King of Israel
Raja Israel — gelar mesianik yang lebih dalam dari 'Raja orang Yahudi'
Perbedaan antara 'tidak bisa' (ou dynatai) dan 'tidak mau' sangat penting. Yesus bisa turun dari salib tapi memilih tidak — kelemahan yang tampak adalah keputusan aktif.
Tahukah kamu
Ejekan yang menjadi kredo
Frasa 'menyelamatkan orang lain; diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan' secara tidak sadar merangkum doktrin penebusan. Para teolog sejak awal menunjukkan ironi bahwa para musuh Yesus menjadi pengkhotbah yang tidak mereka sadari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 27:42
Matius 20:28
Yesus sendiri mengajarkan: memberi nyawa untuk menyelamatkan yang lain
“Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Filipi 2:7-8
Keosong-an diri sebagai cara kuasa ilahi bekerja
“Ia mengosongkan diri-Nya sendiri...dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”
Ibrani 5:8
Paradoks: Anak Allah yang belajar ketaatan melalui penderitaan
“Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 27:42
✕ Sering dikira
'Ejekan ini membuktikan Yesus bukan Mesias karena Mesias harusnya menang'
✓ Yang sebenarnya
Justru cara Yesus menggenapi peran Mesias adalah dengan mati, bukan menang secara politis. Mesias dalam Yesaya 53 adalah Hamba yang menderita.
✕ Sering dikira
'Para imam tidak percaya sama sekali pada mukjizat Yesus'
✓ Yang sebenarnya
Ejekan mereka mengakui bahwa Yesus memang pernah 'menyelamatkan orang lain' — mereka tidak menyangkal mukjizat, hanya tidak menyimpulkan hal yang benar darinya.
Renungan
Renungan Singkat Matius 27:42
Yesus punya kuasa untuk turun dari salib, tetapi Ia memilih untuk tidak. Ini menunjukkan kasih yang rela berkorban. Dalam hidupku, aku dipanggil untuk melayani orang lain, bahkan ketika itu mengorbankan kepentinganku sendiri.
Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih-Mu yang rela berkorban. Ajar aku untuk juga berkorban bagi sesama, amin.