Jubah dikembalikan, perjalanan ke tempat eksekusi dimulai
Matius 27:31
Hari Paling Gelap dalam Sejarah
“Setelah mereka mengejek Dia, mereka melepaskan jubah ungu itu dari Yesus, dan memakaikan kembali pakaian-Nya sendiri, dan membawa-Nya pergi untuk menyalibkan-Nya.”Matius 27:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan.”Matius 27:31 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah mempermainkan Dia, mereka membuka jubah ungu itu lalu mengenakan kembali pakaian-Nya sendiri. Kemudian Ia dibawa ke luar untuk disalibkan.”Matius 27:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah selesai mengejek Dia, mereka melepaskan jubah merah itu dan menggantinya dengan pakaian-Nya sendiri. Kemudian mereka membawa Yesus keluar untuk disalibkan.”Matius 27:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And after that they had mocked him, they took the robe off from him, and put his own raiment on him, and led him away to crucify him.”Matius 27:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 27:31?
Setelah para tentara selesai mengolok-olok Yesus sebagai raja dengan jubah ungu dan mahkota duri, mereka melepaskan jubah itu, memakaikan kembali pakaian-Nya sendiri, lalu membawa-Nya keluar untuk disalibkan. Ini menunjukkan perjalanan Yesus menuju salib, di mana ejekan dan penghinaan berakhir dan penderitaan fisik yang sesungguhnya dimulai.
Latar belakang
Pertunjukan usai, hukuman sungguhan dimulai
Para tentara melepas jubah parodi dan mengembalikan pakaian Yesus sendiri — ini penting secara hukum karena pakaian terpidana adalah hak tentara setelah eksekusi. Lalu rombongan berjalan dari dalam kota menuju tempat eksekusi di luar tembok, sebuah perjalanan yang mungkin beberapa ratus meter.
Di mana
Dari Praetorium menuju Golgota, Yerusalem
Jalan dari markas gubernur ke tempat eksekusi di luar kota
Kapan
~30 M
Sengsara — perjalanan menuju Golgota
Yang berbicara
Matius (narator)
Murid Yesus, mantan pemungut cukai
Kepada
Pembaca Injil Matius
Komunitas Yahudi-Kristen abad pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐνέπαιξαν
enepaixan · mocked
mengejek, mempermainkan — selesai sudah pertunjukan hinaan
ἐξέδυσαν
exedysan · took off
melepaskan/menanggalkan dari tubuh orang lain
ἀπήγαγον
apēgagon · led away
membawa pergi, mengiring ke tempat tujuan
Urutan kata kerja ini menggambarkan efisiensi militer: selesai mengejek, lepas jubah, kembalikan pakaian, bawa pergi. Tentara Romawi sangat terlatih dalam prosedur eksekusi.
Tahukah kamu
Terpidana memikul bagian dari salibnya
Dalam prosesi eksekusi Romawi, terpidana biasanya memikul patibulum — balok salib horizontal. Tiang vertikal biasanya sudah permanen di tempat eksekusi. Bukan seluruh salib yang dipikul — beratnya bisa 60-70 kg.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 27:31
Yohanes 19:16-17
Detail Yohanes tentang perjalanan ke Golgota
“Ia mengambil Yesus...Sambil memikul salib-Nya sendiri, Yesus pergi ke tempat yang disebut Tempat Tengkorak.”
Ibrani 13:12
Signifikansi bahwa eksekusi di luar kota
“Yesus juga menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri.”
Bilangan 15:35-36
Pola PL: hukuman dilaksanakan di luar perkemahan/kota
“Bawalah orang itu ke luar kemah...dan orang banyak itu membawa dia ke luar kemah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 27:31
✕ Sering dikira
'Yesus berjalan sendiri membawa salib penuh dari dalam kota'
✓ Yang sebenarnya
Yesus membawa balok horizontal (patibulum) saja, dan bahkan untuk itu Ia memerlukan bantuan Simon dari Kirene.
✕ Sering dikira
'Para tentara berhenti menganiaya Yesus setelah ini'
✓ Yang sebenarnya
Penganiayaan berlanjut di tempat eksekusi — pencambukan sudah melemahkan Yesus sangat parah.
Renungan
Renungan Singkat Matius 27:31
Ketika kita diejek atau direndahkan karena iman kita, ingatlah bahwa Yesus mengalami hal yang sama. Kita bisa meneladani keteguhan-Nya dengan tetap fokus pada panggilan kita, bukan pada pendapat orang lain.
Tuhan, beri aku keteguhan hati seperti Yesus yang tetap setia pada misi-Mu meskipun dihina. Amin.