Layak mati — Sanhedrin bersepakat
Matius 26:66
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Bagaimana pendapatmu?” Para pemimpin Yahudi itu menjawab, “Ia pantas dihukum mati.””Matius 26:66 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bagaimana pendapat kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!"”Matius 26:66 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang bagaimana pendapat kalian?" Mereka menjawab, "Dia bersalah, dan harus mati."”Matius 26:66 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi apa keputusan kalian?” Jawab orang-orang di persidangan itu, “Dia bersalah dan harus dihukum mati!””Matius 26:66 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“What think ye? They answered and said, He is guilty of death.”Matius 26:66 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:66?
Para pemimpin Yahudi menjawab bahwa Yesus layak dihukum mati. Ini menunjukkan betapa besar kebencian mereka terhadap Yesus, meskipun Dia tidak bersalah. Mereka menolak kebenaran dan memilih untuk mempertahankan kekuasaan mereka.
Latar belakang
Vonis yang sudah direkayasa sejak awal
Seluruh Sanhedrin menjawab 'Ia pantas dihukum mati' — tapi ini bukan diskusi independen. Setelah Kayafas memimpin reaksi emosional dengan merobek pakaian, setiap anggota tahu apa yang diharapkan dari mereka. Ini adalah keputusan kolektif di bawah tekanan pemimpin, bukan perdebatan hukum yang jujur.
Di mana
Ruang sidang istana Kayafas, Yerusalem
Para anggota Sanhedrin menjawab serempak setelah Kayafas memancing pendapat mereka
Kapan
~30 M
Pekan Sengsara — Kamis dini hari
Yang berbicara
Sanhedrin
yang memberikan vonis kolektif atas pertanyaan yang Kayafas ajukan
Kepada
Kayafas dan Yesus
yang sama-sama mendengar vonis ini dijatuhkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔνοχος
enochos · pantas
Bersalah/wajib menanggung — kata hukum yang spesifik; bukan hanya 'jahat' tapi 'bertanggung jawab atas'
θανάτου
thanatou · hukum mati
Kematian — hukuman tertinggi yang bisa dijatuhkan; Sanhedrin tidak punya wewenang eksekusi, hanya vonis
τί ὑμῖν δοκεῖ
ti hymin dokei · bagaimana pendapatmu
Apa yang kelihatan kepada kalian — pertanyaan yang meminta pendapat; Kayafas memandu, bukan bertanya netral
'Enochos thanatou' — bersalah atas kematian. Dalam sistem hukum Yahudi, Sanhedrin bisa memvonis tapi tidak bisa mengeksekusi — mereka butuh Romawi. Vonis ini harus diterjemahkan ke dalam tuduhan yang bisa diterima Pilatus: bukan 'penghujatan' (tidak relevan bagi Roma) tapi 'klaim menjadi raja'.
Tahukah kamu
Apakah semua Sanhedrin setuju?
Lukas 23:50-51 menyebut Yusuf dari Arimatea adalah 'anggota Majelis' yang 'tidak setuju dalam putusan dan tindakan mereka'. Jadi tidak semua — tapi suara yang menentang tidak cukup. Yusuf kemudian yang meminta jenazah Yesus untuk dimakamkan dengan hormat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:66
Lukas 23:51
Yusuf dari Arimatea tidak setuju — tidak semua Sanhedrin bersepakat
“Ia tidak setuju dengan putusan dan tindakan Majelis itu.”
Yohanes 18:31
Sanhedrin harus ke Pilatus karena tidak punya hak eksekusi
“Kata Pilatus: Ambillah Dia, dan hakimilah Dia menurut hukummu. Kata orang-orang Yahudi: Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang.”
Kisah 13:28
Paulus merangkum proses ini dengan tepat
“Dan meski mereka tidak menemukan alasan hukuman mati, mereka meminta kepada Pilatus agar Dia dibunuh.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:66
✕ Sering dikira
Seluruh Sanhedrin setuju secara bulat bahwa Yesus layak mati.
✓ Yang sebenarnya
Lukas 23:50-51 menunjukkan setidaknya Yusuf dari Arimatea tidak setuju — tapi suaranya tidak cukup untuk mengubah vonis.
✕ Sering dikira
Vonis Sanhedrin adalah keputusan akhir yang langsung mengeksekusi Yesus.
✓ Yang sebenarnya
Sanhedrin tidak punya kewenangan eksekusi di bawah pemerintahan Romawi — mereka harus membawa kasus ke Pilatus dengan tuduhan yang berbeda.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:66
Sering kali kita lebih mudah mengikuti arus daripada membela kebenaran. Mari kita belajar untuk berdiri tegak pada apa yang benar, meskipun tidak populer, dan tidak ikut-ikutan dalam ketidakadilan.
Ya Bapa, berikan aku keberanian untuk membela kebenaran dan tidak takut berbeda dari orang banyak, sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.