Sanhedrin mencari kesaksian palsu
Matius 26:59
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Sekarang, para imam kepala dan seluruh Sanhedrin mencari kesaksian palsu terhadap Yesus supaya mereka dapat menghukum mati Dia.”Matius 26:59 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,”Matius 26:59 · TB
Terjemahan Baru
“Imam-imam kepala dan seluruh Mahkamah Agama berusaha mendapat kesaksian palsu untuk dapat menjatuhkan hukuman mati ke atas Yesus.”Matius 26:59 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Waktu itu para imam kepala, pemimpin-pemimpin Yahudi, dan seluruh Mahkamah Agama berusaha membuktikan bahwa Yesus bersalah, supaya menurut hukum Taurat mereka bisa menjatuhkan hukuman mati kepada-Nya. Oleh karena itu mereka sudah mengumpulkan beberapa orang yang bersedia memberikan kesaksian palsu melawan Yesus. Tetapi walaupun cukup banyak orang yang maju memberikan kesaksian, cerita mereka berbeda-beda satu sama lain, sehingga sidang Mahkamah tidak berhasil membuktikan kesalahan apa pun pada Yesus.”Matius 26:59 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now the chief priests, and elders, and all the council, sought false witness against Jesus, to put him to death;”Matius 26:59 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:59?
Para imam kepala dan Sanhedrin mencari kesaksian palsu untuk menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus. Ini menunjukkan bahwa mereka sudah berkomplot dan tidak mencari kebenaran, melainkan hanya mencari alasan untuk membunuh-Nya.
Latar belakang
Persidangan yang sudah punya kesimpulan
Hukum Yahudi melarang Sanhedrin untuk aktif mencari bukti terhadap terdakwa — mereka hanya boleh mendengar kesaksian yang diajukan secara sukarela. Tapi Matius mencatat mereka 'mencari' kesaksian palsu — ini pelanggaran prosedur yang jelas. Mereka bukan mencari kebenaran tapi mencari pembenaran untuk keputusan yang sudah diambil.
Di mana
Ruang sidang di istana Kayafas, Yerusalem
Ruang formal, para anggota Sanhedrin duduk berbaris, Yesus berdiri di tengah
Kapan
~30 M
Pekan Sengsara — Kamis dini hari
Yang berbicara
Matius (narator)
yang mencatat dengan pedas bahwa para pemimpin mencari bukti palsu, bukan kebenaran
Kepada
Pembaca Injil
yang perlu melihat betapa sudah tertutupnya pikiran Sanhedrin
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐζήτουν
ezētoun · mencari
Terus-menerus mencari — bentuk imperfek yang menunjukkan proses berulang; mereka tidak berhenti mencari sampai ada yang cocok
ψευδομαρτυρίαν
pseudomartyriam · kesaksian palsu
Dari 'pseudos' (palsu) + 'martyria' (kesaksian) — saksi bohong; ini melanggar perintah ke-9 dalam Taurat
θανατώσωσιν
thanatōsōsin · menghukum mati
Mengeksekusi/membunuh — ini tujuan akhir yang sudah ada sejak awal sidang; kesimpulan mendahului proses
Mereka 'ezētoun' (terus mencari) 'pseudomartyriam' (kesaksian palsu). Dua kata ini cukup untuk menghakimi proses ini: lembaga yang seharusnya mencari kebenaran malah aktif mencari kebohongan. Yesus diadili oleh sistem yang sudah memutuskan kematian-Nya sebelum satu kata pun diucapkan.
Tahukah kamu
Sanhedrin tidak boleh bersidang malam hari
Selain larangan mencari bukti aktif, Mishnah Sanhedrin 4:1 juga menyatakan perkara kriminal tidak boleh disidangkan malam hari. Semua yang terjadi di istana Kayafas malam itu adalah pelanggaran hukum Yahudi sendiri — Yesus dieksekusi oleh sistem yang melanggar hukumnya sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:59
Ulangan 19:16-18
hukum Taurat tentang saksi palsu yang diabaikan malam ini
“Apabila seorang saksi dusta tampil menuduh seseorang... hakim-hakim harus memeriksa dengan teliti.”
Mazmur 27:12
mazmur tentang kesaksian palsu yang Yesus alami
“Jangan serahkan aku kepada keinginan para lawanku, sebab telah bangkit menyaksikan palsu terhadap aku.”
Yohanes 11:53
keputusan membunuh sudah ada sejak lama sebelum sidang
“Sejak hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:59
✕ Sering dikira
Sanhedrin sedang menjalankan proses hukum yang adil berdasarkan hukum Taurat.
✓ Yang sebenarnya
Matius secara eksplisit menyebut mereka mencari 'kesaksian palsu' — penulis tidak menyembunyikan bahwa ini adalah proses yang korup.
✕ Sering dikira
Tujuan Sanhedrin adalah menyelidiki apakah tuduhan terhadap Yesus valid.
✓ Yang sebenarnya
Tujuan mereka adalah 'menghukum mati Dia' (ayat 59) — hukuman mati sudah jadi tujuan, persidangan hanya formalitas.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:59
Ketika seseorang sudah punya prasangka buruk, mereka bisa memutarbalikkan fakta untuk mencapai keinginan mereka. Kita harus berhati-hati untuk tidak menjadi seperti mereka, lebih mementingkan agenda pribadi daripada keadilan.
Tuhan, jagalah hatiku agar selalu mencari kebenaran dan tidak memakai cara-cara yang tidak adil. Amin.