Yesus mulai berduka dan bersusah hati
Matius 26:37
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Dan, Dia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus bersama-Nya, dan Dia mulai berduka dan bersusah hati.”Matius 26:37 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,”Matius 26:37 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Ia mengajak Petrus dan kedua anak Zebedeus pergi bersama-sama dengan Dia. Ia mulai merasa sedih dan gelisah.”Matius 26:37 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Dia mengajak Petrus serta Yakobus dan Yohanes anak-anak Zebedeus ikut bersama-Nya. Waktu itu Yesus merasa sangat sedih dan tertekan.”Matius 26:37 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he took with him Peter and the two sons of Zebedee, and began to be sorrowful and very heavy.”Matius 26:37 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:37?
Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saat Ia mulai merasa sangat sedih dan tertekan menjelang penyaliban-Nya.
Latar belakang
Allah yang merasakan ketakutan
Matius dengan jelas mencatat bahwa Yesus 'mulai berduka dan bersusah hati' — dua kata yang menggambarkan kondisi jiwa yang tertekan berat. Ini bukan performatif. Bagi orang yang percaya bahwa Yesus sungguh manusia dan sungguh Allah, ayat ini adalah salah satu yang paling dalam di seluruh Injil.
Di mana
Getsemani, Bukit Zaitun
Di dalam kebun, jauh dari keramaian kota, hanya Petrus dan dua anak Zebedeus
Kapan
~30 M
Pekan Sengsara — Kamis malam
Yang berbicara
Matius (narator)
yang mencatat kondisi emosi Yesus secara jujur
Kepada
Pembaca Injil
yang perlu tahu Yesus menanggung beban nyata, bukan sandiwara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
λυπεῖσθαι
lypeisthai · berduka
Kesedihan mendalam yang mencengkeram — bukan sedih biasa tapi merasakan beban yang menekan jiwa
ἀδημονεῖν
adēmonein · bersusah hati
Rasa tertekan, gelisah, tidak tenang — kata yang jarang dipakai, menggambarkan kecemasan ekstrem
υἱοὺς Ζεβεδαίου
huious Zebedaiou · anak Zebedeus
Yakobus dan Yohanes — yang pernah minta duduk di kanan kiri Yesus dalam kerajaan-Nya (Matius 20:20)
Kombinasi 'lypeisthai' dan 'adēmonein' melukiskan jiwa yang terhimpit dari dua arah: kesedihan yang mencengkeram dari dalam dan kecemasan yang menekan dari luar. Matius tidak memperindah ini — Yesus menanggung beban paling berat yang pernah ada.
Tahukah kamu
Hanya tiga orang yang dibawa lebih dekat
Petrus, Yakobus, dan Yohanes adalah tiga murid yang sama yang ada di transfigurasi (Matius 17). Di puncak kemuliaan mereka ada; di jurang penderitaan terdalam mereka juga diajak dekat. Tapi yang ironis: di transfigurasi mereka terjaga, di Getsemani mereka tertidur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:37
Yesaya 53:3
nabi menggambarkan Hamba yang penuh penderitaan
“Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan.”
Ibrani 4:15
Yesus sungguh merasakan penderitaan manusia
“Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita.”
Mazmur 22:1
mazmur penderitaan yang akan dikutip Yesus di kayu salib
“Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:37
✕ Sering dikira
Yesus pura-pura berduka untuk menunjukkan kepada murid bahwa ini situasi serius.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'adēmonein' jarang sekali dipakai dan sangat spesifik — ini bukan ekspresi dramatis tapi kondisi jiwa yang riil.
✕ Sering dikira
Yesus tidak seharusnya berduka karena Dia tahu semuanya akan berakhir baik.
✓ Yang sebenarnya
Mengetahui akhir yang baik tidak menghapus beban di tengah jalan — bahkan manusia biasa pun mengalami ini.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:37
Saat menghadapi masa sulit, kita tidak harus sendirian. Carilah teman yang dapat mendukung dan berdoa bersama kita.
Tuhan, terima kasih karena Engkau mengerti kesedihan kami dan memberikan sahabat untuk saling menguatkan. Amin.