Datang ke takhta anugerah
Ibrani 4:15
Yesus Kristus adalah Imam Besar Kita
“Sebab, kita tidak memiliki Imam Besar yang tidak dapat memahami kelemahan-kelemahan kita, tetapi kita memiliki Imam Besar yang telah dicobai dalam segala hal, sama seperti kita, tetapi Ia tidak berdosa.”Ibrani 4:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”Ibrani 4:15 · TB
Terjemahan Baru
“Imam Agung kita itu bukanlah imam yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Sebaliknya, Ia sudah dicobai dalam segala hal, sama seperti kita sendiri; hanya Ia tidak berbuat dosa!”Ibrani 4:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Meskipun Imam Agung kita itu ada di surga, Dia bisa turut merasakan semua kelemahan kita, karena Dia pernah hidup di dunia ini dan mengalami segala macam pencobaan sama seperti kita. Bedanya, Dia tidak pernah berdosa.”Ibrani 4:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For we have not an high priest which cannot be touched with the feeling of our infirmities; but was in all points tempted like as we are, yet without sin.”Ibrani 4:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 4:15?
Ayat ini memberikan penghiburan bahwa Yesus, sebagai Imam Besar kita, benar-benar memahami kelemahan dan pergumulan kita karena Dia sendiri pernah dicobai dalam segala hal seperti kita, tetapi tidak berdosa. Jadi, Dia bersimpati kepada kita dan bukan hakim yang jauh.
Latar belakang
Belas Kasihan dan Anugerah di Saat Kita Membutuhkan
Karena kita memiliki Imam Besar yang penuh belas kasihan, kita dapat datang dengan keyakinan kepada takhta anugerah untuk menerima belas kasihan dan anugerah yang tepat pada waktunya—ketika kita paling membutuhkannya. Ini adalah jaminan bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan kita.
Di mana
Surga—takhta Allah
Akses rohani kepada Tuhan melalui doa
Kapan
~60 M
Masa Apostolik
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Mengajak pembaca untuk berani berdoa dengan keyakinan penuh
Kepada
Orang-orang Kristen Yahudi
Mereka yang mungkin merasa tidak layak untuk berdoa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔλεος (éleos)
belas kasihan, kebutuhan · mercy
Kepedulian aktif Allah untuk meringankan penderitaan dan kebutuhan kita
χάρις (charis)
anugerah, karunia · grace
Pemberian hadiah Allah yang tidak kita layak terima—kekuatan untuk menghadapi tantangan
εὕρω χάριν εἰς βοήθειαν (heuró charin eis boētheian)
menemukan anugerah untuk pertolongan · timely help
Anugerah Allah datang pada waktu yang paling kita butuhkan
Doa kita kepada Allah tidak sia-sia—kita akan menerima belas kasihan dan anugerah yang sesuai dengan kebutuhan kita pada waktu yang tepat. Allah adalah orang tua yang penuh cinta yang memahami apa yang kita butuhkan.
Tahukah kamu
Waktu yang Tepat dalam Anugerah Allah
Frasa 'menemukan anugerah untuk menolong kita ketika kita membutuhkannya' menunjukkan bahwa Allah bukan hanya penuh anugerah, tapi Dia juga penuh dengan timing yang sempurna.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 4:15
Filipi 4:6-7
Doa dengan keyakinan membawa damai sejahtera ke dalam kehidupan kita
“Dengan doa dan permohonan dengan ucapan syukur, sampaikan kebutuhan kamu kepada Allah”
2 Korintus 12:9
Anugerah Allah datang pada saat-saat ketika kita paling lemah dan membutuhkan
“Anugerah-Ku cukup bagimu, karena kekuatan-Ku disempurnakan dalam kelemahan”
Mazmur 86:15
Karakter Allah adalah belas kasihan dan anugerah yang berkelanjutan
“Engkau adalah Allah yang penuh kemurahan hati dan penuh belas kasihan, lambat untuk marah dan besar kesetiaan-Nya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 4:15
✕ Sering dikira
"Jika kita datang dengan keyakinan, Allah akan memberikan semua yang kita minta"
✓ Yang sebenarnya
Allah memberikan belas kasihan dan anugerah yang kita butuhkan, bukan selalu semua yang kita inginkan
✕ Sering dikira
"Takhta anugerah adalah untuk orang-orang tertentu yang istimewa atau suci"
✓ Yang sebenarnya
Takhta anugerah terbuka untuk semua yang datang melalui Kristus dengan hati yang jujur
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 4:15
Saat kamu menghadapi pencobaan atau kelemahan, ingatlah bahwa Yesus mengerti apa yang kamu rasakan. Dia pernah mengalaminya juga. Jadi, jangan ragu untuk datang kepada-Nya dengan jujur, karena Dia tidak akan menghakimi, tetapi menolong.
Yesus, terima kasih Engkau memahami kelemahanku. Ajari aku untuk selalu datang kepada-Mu saat aku lemah, karena Engkau tidak pernah menghakimi. Amin.