Janji reuni di kerajaan Bapa
Matius 26:29
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Aku mengatakan kepadamu bahwa Aku tidak akan meminum hasil pohon anggur ini, dari sekarang sampai hari itu, ketika Aku meminum anggur yang baru bersama kamu dalam kerajaan Bapa-Ku.””Matius 26:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku."”Matius 26:29 · TB
Terjemahan Baru
“Percayalah: Aku tidak akan minum anggur ini lagi sampai pada waktu Aku minum anggur yang baru bersama-sama dengan kalian di Dunia Baru Bapa-Ku."”Matius 26:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku menegaskan kepadamu: Mulai sekarang Aku tidak akan minum anggur seperti ini lagi sampai tiba waktunya kerajaan yang dijanjikan Bapa-Ku sudah nyata. Pada saat itulah Aku akan minum air anggur baru bersama kalian.””Matius 26:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But I say unto you, I will not drink henceforth of this fruit of the vine, until that day when I drink it new with you in my Father’s kingdom.”Matius 26:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:29?
Yesus berkata Dia tidak akan minum anggur lagi sampai hari ketika Dia meminum anggur yang baru dalam Kerajaan Bapa. Ini menggambarkan penantian akan pesta eskatologis di akhir zaman.
Latar belakang
Janji perpisahan yang penuh harap
Sebelum pergi ke tempat penderitaan-Nya, Yesus memberikan janji: ada hari di mana mereka akan minum anggur bersama lagi — tapi kali ini di kerajaan Bapa. Ini bukan kata perpisahan yang suram; ini titipan harapan yang dijanjikan secara eksplisit.
Di mana
Ruang Atas, Yerusalem
Meja perjamuan Paskah, menjelang akhir makan malam
Kapan
~30 M
Pekan Sengsara — Kamis malam
Yang berbicara
Yesus
yang sedang membuat janji untuk masa depan yang cerah di balik sengsara
Kepada
Kedua belas murid
yang malam ini akan meninggalkan-Nya tapi suatu hari akan berkumpul lagi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
γενήματος τῆς ἀμπέλου
genēmatos tēs ampelou · hasil pohon anggur
Frasa liturgis Paskah Yahudi — kata yang dipakai saat mendoakan anggur dalam seder
καινοῦ
kainou · baru
Bukan 'neos' (muda/baru secara waktu) tapi 'kainos' — baru dalam kualitas, jenis, dan esensi
βασιλείᾳ
basileia · kerajaan
Kekuasaan/pemerintahan Allah — bukan sekedar tempat, tapi tatanan baru di mana Allah memerintah penuh
Yesus tidak berjanji 'anggur yang sama lagi nanti' — tapi anggur yang 'kainos', secara kualitas berbeda, di dalam tatanan baru ('basileia') yang Allah kontrol penuh. Ini bukan nostalgia; ini transformasi.
Tahukah kamu
Cawan keempat yang ditunda
Dalam seder Paskah ada empat cawan — beberapa ahli berpendapat Yesus sengaja tidak meminum cawan keempat ('cawan pujian') malam itu, memilih untuk menunda hingga perjamuan mesianis di kerajaan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:29
Wahyu 19:9
perjamuan mesianis yang dijanjikan Yesus
“Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.”
Yesaya 25:6
nubuat perjamuan akhir zaman
“Tuhan semesta alam akan menyediakan bagi segala bangsa di gunung ini suatu perjamuan.”
Lukas 22:30
janji serupa dalam versi Lukas
“Kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:29
✕ Sering dikira
Yesus berjanji tidak akan minum anggur lagi sebagai bentuk puasa rohani.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan janji asketis — Dia berjanji akan minum anggur lagi, tapi nanti di kerajaan Bapa, bukan sekarang.
✕ Sering dikira
Perjamuan di kerajaan Bapa adalah metafora abstrak tanpa makna konkret.
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggunakan gambaran yang sangat konkret dan budaya (makan dan minum bersama) untuk menggambarkan komunitas yang nyata di masa depan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:29
Kita hidup di antara 'sudah' dan 'belum': pengampunan sudah ada, tetapi kepenuhan Kerajaan masih dinanti. Jangan terlalu terikat hal duniawi; arahkan harapan pada sukacita kekal yang akan datang.
Bapa, kuatkan imanku untuk menantikan hari kemuliaan-Mu, dan jadikan hatiku rindu akan hadirat-Mu, Amin.