Banyak tersandung dan saling mengkhianati
Matius 24:10
Tanda-tanda Akhir Zaman
“Pada waktu itu, banyak yang akan tersandung, dan akan saling menyerahkan, dan membenci satu sama lain.”Matius 24:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.”Matius 24:10 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu banyak orang akan murtad, dan mengkhianati serta membenci satu sama lain.”Matius 24:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka banyak orang akan berhenti percaya kepada-Ku karena penganiayaan itu. Orang-orang yang sebelumnya kamu anggap saudara seiman akan membencimu dan menyerahkanmu ke pengadilan.”Matius 24:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And then shall many be offended, and shall betray one another, and shall hate one another.”Matius 24:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 24:10?
Pada masa itu, banyak orang akan mundur dari iman ('tersandung') dan saling menyerahkan, bahkan membenci satu sama lain. Ini menunjukkan bahwa penganiayaan bisa memecah belah komunitas percaya. Namun, ini juga mengingatkan kita bahwa komitmen kepada Kristus harus lebih kuat daripada ikatan apa pun.
Latar belakang
Bahaya dari dalam lebih berat dari luar
Setelah memperingatkan tentang ancaman dari luar (penganiayaan), Yesus beralih ke ancaman dari dalam — 'tersandung', saling mengkhianati, saling membenci. Tekanan dari luar sering memecah komunitas dari dalam. Dalam kondisi penganiayaan, beberapa orang memilih menyelamatkan diri dengan menyerahkan saudara seiman mereka.
Di mana
Bukit Zaitun, Yerusalem
Lereng bukit Zaitun
Kapan
~30 M
Khotbah Zaitun — krisis internal komunitas iman
Yang berbicara
Yesus
Memperingatkan tentang perpecahan internal di antara pengikut-Nya
Kepada
Para murid
Empat murid di Bukit Zaitun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σκανδαλισθήσονται
skandalisthēsontai · stumble
Tersandung/jatuh; dari skandalon — jerat atau batu sandungan yang membuat seseorang jatuh
παραδώσουσιν
paradōsousin · betray
Menyerahkan; kata yang sama dipakai untuk pengkhianatan Yudas yang menyerahkan Yesus
μισήσουσιν
misēsousin · hate
Membenci; kata aktif yang kuat — bukan sekadar tidak suka tapi permusuhan yang aktif
Kata skandalisthēsontai (tersandung) dan paradōsousin (menyerahkan) berkaitan — orang yang 'tersandung' imannya karena tekanan seringkali berakhir 'menyerahkan' orang lain. Ini siklus berbahaya yang Yesus ingin murid-murid waspadai.
Tahukah kamu
Surat Pliny tentang informan dari dalam komunitas Kristen
Dalam penganiayaan Romawi, pemerintah sering menggunakan informan untuk menemukan orang Kristen. Surat Pliny Muda (sekitar 112 M) kepada Kaisar Trajanus mencatat ia menerima nama-nama dari 'mantan Kristen' yang menyerahkan rekan mereka — penggenapan nyata dari peringatan Yesus ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 24:10
Mikha 7:6
Nubuatan PL tentang perpecahan dalam keluarga pada zaman kritis
“Anak laki-laki menghina bapanya, anak perempuan bangkit melawan ibunya”
2 Timotius 4:10
Contoh nyata seseorang yang 'tersandung' dan meninggalkan komunitas iman
“Demas telah meninggalkan aku karena ia mencintai dunia ini”
Ibrani 10:25
Perintah untuk tetap bersatu justru di saat tekanan dari luar paling kuat
“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 24:10
✕ Sering dikira
Ayat ini tentang orang-orang di luar komunitas Kristen yang mengkhianati pengikut Yesus
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya jelas tentang orang-orang yang sebelumnya bersama — mereka 'tersandung' (keluar dari iman) lalu 'menyerahkan' sesama mereka
✕ Sering dikira
'Tersandung' hanya berarti melakukan dosa biasa
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini skandalisthēsontai berarti meninggalkan iman karena tekanan penganiayaan — bukan sekadar jatuh dalam dosa umum
Renungan
Renungan Singkat Matius 24:10
Dalam situasi yang sulit, hubungan bisa menjadi renggang bahkan di antara saudara seiman. Yesus mengingatkan kita untuk tetap teguh dan tidak saling menyakiti. Saat kita melihat orang lain goyah, kita bisa menjadi pendukung yang menguatkan mereka, bukan menghakimi.
Ya Allah, peliharalah kami dari kepahitan dan permusuhan sesama kami, dan karuniakanlah hati yang mengasihi bahkan saat kami dikecewakan. Amin.