Pertanyaan puncak: istri siapa dia saat kebangkitan?
Matius 22:28
Undangan yang Ditolak & Pertanyaan Jebakan
“Pada hari kebangkitan, perempuan itu menjadi istri siapa dari ketujuh bersaudara itu? Sebab, mereka semua telah mengawininya.””Matius 22:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapakah di antara ketujuh orang itu yang menjadi suami perempuan itu pada hari kebangkitan? Sebab mereka semua telah beristerikan dia."”Matius 22:28 · TB
Terjemahan Baru
“Nah, pada waktu orang mati dibangkitkan kembali, istri siapakah wanita itu? Sebab ketujuh-tujuhnya sudah kawin dengan dia."”Matius 22:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi, kalau memang benar bahwa orang yang sudah meninggal akan dihidupkan kembali, perempuan itu akan disebut sebagai istri siapa?— karena ketujuh bersaudara itu sudah pernah kawin dengan dia.””Matius 22:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore in the resurrection whose wife shall she be of the seven? for they all had her.”Matius 22:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 22:28?
Yesus menjawab pertanyaan orang Saduki dengan menegaskan bahwa konsep mereka tentang pernikahan di kebangkitan keliru. Pada kebangkitan, manusia tidak lagi menikah atau diberikan dalam pernikahan, melainkan seperti malaikat di surga. Ini menjawab kebingungan mereka dengan menunjukkan bahwa kehidupan setelah mati sangat berbeda dari kehidupan sekarang.
Latar belakang
Jebakan akhir yang tampak sempurna
Pertanyaan puncak akhirnya dilontarkan: saat kebangkitan, perempuan itu menjadi istri siapa dari ketujuh bersaudara? Dari sudut pandang Saduki, pertanyaan ini tidak bisa dijawab secara logis — apa pun jawabannya akan melanggar hukum atau terdengar absurd. Mereka yakin ini adalah kill shot untuk doktrin kebangkitan.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Debat teologis publik, momen puncak
Kapan
~30 M
Pekan terakhir pelayanan Yesus
Yang berbicara
Orang-orang Saduki
Mengajukan pertanyaan puncak yang mereka rancang
Kepada
Yesus dan orang banyak
Menunggu jawaban atas pertanyaan yang tampak mustahil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐν τῇ ἀναστάσει
pada hari kebangkitan · in the resurrection
Konteks temporal — dalam kondisi kebangkitan, bukan di dunia ini
τίνος τῶν ἑπτὰ γυνή
istri siapa dari ketujuh · whose wife
Pertanyaan kepemilikan pernikahan yang mereka kira tidak terjawab
πάντες γὰρ ἔσχον αὐτήν
sebab mereka semua telah mengawininya · for they all had her
Argumen bahwa tidak ada jawaban yang adil jika kebangkitan terjadi
Pertanyaan 'istri siapa?' (τίνος) mengasumsikan bahwa kehidupan setelah kebangkitan adalah kontinuasi langsung dari kehidupan sekarang. Yesus akan meruntuhkan asumsi dasar ini — kebangkitan adalah mode keberadaan yang berbeda sama sekali.
Tahukah kamu
Ini adalah pertanyaan yang mungkin sudah sering mereka pakai
Kemungkinan besar Saduki sudah sering memakai skenario ini untuk berdebat dengan kelompok Farisi yang percaya kebangkitan. Yesus bukan target pertama mereka — ini adalah argumen yang sudah terasah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 22:28
1 Korintus 15:35
Pertanyaan yang sama tentang sifat tubuh kebangkitan
“Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: Bagaimana orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?”
1 Korintus 15:44
Jawaban Paulus: tubuh kebangkitan berbeda dengan tubuh sekarang
“Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohani.”
Filipi 3:21
Transformasi radikal pada kebangkitan
“Ia akan mengubah tubuh kita yang hina ini... sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 22:28
✕ Sering dikira
Pertanyaan ini bermaksud baik dan ingin memahami kebangkitan
✓ Yang sebenarnya
Saduki tidak percaya kebangkitan sama sekali — ini adalah pertanyaan yang dirancang untuk membuktikan bahwa kebangkitan adalah konsep yang tidak logis.
✕ Sering dikira
Tidak ada jawaban yang benar untuk pertanyaan ini
✓ Yang sebenarnya
Yesus menjawabnya dengan mengkoreksi asumsi yang salah — kebangkitan bukan reproduksi kehidupan sekarang, jadi pertanyaan 'istri siapa' tidak relevan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 22:28
Jangan mengukur realitas sorgawi dengan ukuran duniawi. Hidup kekal akan melampaui segala keterbatasan yang kita alami sekarang, termasuk ikatan pernikahan. Bersyukurlah bahwa Allah menyediakan kehidupan yang jauh lebih baik.
Bapa, tolong aku untuk merindukan sorga, di mana Engkau akan menjadi segalanya bagi kami. Amin.