Batu yang ditolak menjadi batu penjuru

Matius 21:42

Perumpamaan Penyewa Kebun Anggur

Yesus berkata kepada mereka, “Apakah kamu tidak pernah membaca dalam Kitab Suci: ‘Batu yang ditolak oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Ini adalah perbuatan TUHAN, keajaiban-keajaiban di mata kita.’?

Matius 21:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Matius 21:42?

Yesus mengutip Mazmur 118:22-23 tentang batu yang dibuang oleh tukang bangunan menjadi batu penjuru. Batu ini melambangkan Yesus sendiri, yang ditolak oleh para pemimpin agama, tetapi Allah mengangkat-Nya menjadi dasar keselamatan. Ini adalah karya Allah yang ajaib, yang tidak terpikirkan oleh manusia.

Latar belakang

Kutipan yang membalikkan segalanya

Yesus mengutip Mazmur 118:22-23 — mazmur yang justru baru saja dinyanyikan kerumunan saat prosesi masuk kota (ayat 9). Ayat tentang 'batu yang ditolak menjadi batu penjuru' menggambarkan Yesus: yang ditolak oleh pemimpin agama justru akan menjadi fondasi utama seluruh bangunan Allah.

Di mana

Pelataran Bait Allah, Yerusalem

Segera setelah mereka menjawab pertanyaan Yesus

Kapan

~30 M

Minggu Sengsara — hari Selasa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mereka menjawab: penyewa jahat akan dibinasakan
Yesus menyatakan Kerajaan Allah akan diambil dari mereka
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Mengutip Mazmur 118 sebagai jawaban atas respons mereka

P

Kepada

Para imam kepala dan tua-tua

Yang baru saja mengeluarkan hukuman atas diri sendiri

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

λίθον ὃν ἀπεδοκίμασαν

lithon hon apedokimasan · stone rejected

Batu yang ditolak, tidak dianggap layak — dibuang oleh para ahli

κεφαλὴν γωνίας

kephalēn gōnias · cornerstone/capstone

Batu penjuru, batu kepala sudut — batu yang paling penting dalam seluruh bangunan

θαυμαστὴ ἐν ὀφθαλμοῖς ἡμῶν

thaumastē en ophthalmois hēmōn · marvelous in our eyes

Ajaib di mata kami — pembalikan yang membuat kagum

Pembalikan dari 'ditolak' menjadi 'batu penjuru' adalah gambaran paling jelas dari apa yang akan terjadi pada Yesus: ditolak oleh pemimpin agama, dibunuh, lalu kebangkitan membuktikan bahwa Dialah batu penjuru seluruh bangunan Allah.

Tahukah kamu

Mazmur 118 dinyanyikan dalam perayaan Paskah

Mazmur 118 adalah bagian dari 'Hallel' — kumpulan mazmur yang dinyanyikan selama perayaan Paskah dan Sukkot. Yesus mengutip ayat yang sudah sangat familiar di telinga pendengar-Nya — tapi menerapkan maknanya dengan cara yang sama sekali tidak mereka duga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Matius 21:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Matius 21:42

✕  Sering dikira

Ini hanya kutipan penyemangat tanpa hubungan spesifik dengan perumpamaan

✓  Yang sebenarnya

Kutipan ini adalah kunci interpretasi: sang anak yang dilempar keluar dan dibunuh = batu yang ditolak; kebangkitan = batu yang menjadi penjuru

✕  Sering dikira

Batu penjuru adalah batu di dasar bangunan

✓  Yang sebenarnya

'Kephalēn gōnias' bisa berarti batu di sudut paling atas (batu kemuncak) atau batu fondasi sudut — keduanya sama-sama menentukan seluruh struktur bangunan

Renungan

Renungan Singkat Matius 21:42

Jangan kecewa saat ditolak orang; Tuhan bisa memakai penolakan untuk menggenapi rencana-Nya. Percayalah bahwa permata sejati sering tersembunyi di balik penolakan—begitu juga Yesus, begitu juga kita saat mengikuti Dia.

Tuhan, bukakan mataku untuk melihat karya-Mu yang ajaib, dan jadikan aku batu yang hidup dalam bangunan-Mu. Amin.