Tidak ada yang mempekerjakan mereka
Matius 20:7
Keadilan yang Mengejutkan
“Mereka berkata kepadanya, ‘Karena belum ada yang mempekerjakan kami.’ Pemilik kebun itu berkata kepada mereka, ‘Kamu, pergilah juga ke kebun anggurku.’”Matius 20:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.”Matius 20:7 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang itu menjawab, 'Tidak ada orang yang mempekerjakan kami.' 'Kalau begitu,' kata pemilik kebun itu, 'pergilah kalian bekerja di kebun anggur saya.'”Matius 20:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jawab mereka, ‘Tidak ada orang yang memberi kami pekerjaan.’“Kata pemilik kebun itu, ‘Kalau begitu, kalian juga pergilah bekerja di kebun saya. Kalian akan menerima upah yang pantas.’”Matius 20:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“They say unto him, Because no man hath hired us. He saith unto them, Go ye also into the vineyard; and whatsoever is right, that shall ye receive.”Matius 20:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 20:7?
Pemilik kebun mempekerjakan pekerja yang masih menganggur di akhir hari, meskipun hanya tersisa satu jam. Ia tidak menuntut mereka, tetapi mengajak mereka bekerja di kebunnya. Ini menunjukkan kasih karunia Allah yang menerima siapa saja yang mau datang kepada-Nya, tidak peduli seberapa terlambat atau sedikit waktu yang tersisa.
Latar belakang
Jawaban yang melucuti prasangka
Pekerja terakhir menjawab polos: 'Tidak ada yang mempekerjakan kami.' Ini penting — mereka tidak mengatakan tidak mau bekerja, atau sedang malas. Mereka memang menunggu dan tidak ada yang datang. Lalu pemilik mengakhiri penantian mereka dengan satu kata: 'Pergilah ke kebunku.' Singkat, langsung, tidak bersyarat.
Di mana
Pasar kota (dalam perumpamaan)
Alun-alun menjelang sore hari
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir Yesus ke Yerusalem
Yang berbicara
Pekerja terakhir & Pemilik kebun (dalam perumpamaan)
Dialog dalam narasi Yesus
Kepada
Murid-murid Yesus
Para pengikut dalam perjalanan ke Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐμισθώσατο
mempekerjakan / menyewa · hired
Hubungan kontrak yang resmi — bukan kerja sukarela tapi perjanjian kerja yang sah
οὐδεὶς
tidak ada · no one
Kata yang absolut — bukan 'hampir tidak ada' tapi benar-benar tidak ada yang datang kepada mereka
ὑπάγετε καὶ ὑμεῖς
kamu juga pergilah · go also
Kata 'juga' (καί) menunjukkan inklusivitas — mereka dimasukkan ke dalam rombongan yang sama dengan yang datang lebih awal
Jawaban 'tidak ada yang mempekerjakan kami' menghapus asumsi bahwa yang datang terlambat itu tidak layak — mereka hanya belum mendapat kesempatan, dan sekarang kesempatan itu datang.
Tahukah kamu
Pemilik yang menjemput, bukan menunggu
Yang menarik dari seluruh cerita ini: para pekerja tidak pernah datang mencari si pemilik — selalu si pemilik yang pergi ke pasar. Ini gambaran inisiatif ilahi yang terus aktif mencari sampai tidak ada yang tersisa di luar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 20:7
Roma 10:14
Tidak semua orang belum masuk karena tidak mau — ada yang belum diundang
“Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia yang tidak mereka dengar? Bagaimana mereka mendengar tanpa yang memberitakan kepada mereka?”
Matius 28:19
Panggilan untuk membawa undangan kepada yang belum mendapat kesempatan
“Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku”
Lukas 14:23
Tuan yang aktif mencari sampai kapasitas penuh
“Pergilah ke jalan-jalan dan lorong-lorong dan paksalah orang-orang masuk, supaya rumahku penuh”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 20:7
✕ Sering dikira
Pekerja jam kesebelas itu malas karena baru mau bekerja menjelang selesai
✓ Yang sebenarnya
Mereka sudah menunggu seharian di pasar — yang belum terjadi hanyalah ada yang datang mengundang mereka
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini mengajarkan bahwa bertobat di ujung hidup lebih baik karena kerja lebih sedikit
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan ini bukan tentang strategi masuk surga dengan sedikit usaha — ini tentang karakter Allah yang murah hati kepada semua yang datang
Renungan
Renungan Singkat Matius 20:7
Jangan merasa terlambat atau tidak layak untuk melayani Tuhan. Setiap waktu yang kita berikan untuk pekerjaan-Nya berharga, dan Dia tetap memanggil kita yang masih 'menganggur' secara rohani. Mulailah hari ini, sekecil apa pun kontribusimu, untuk ikut dalam kebun anggur-Nya.
Tuhan, terima kasih Engkau masih mau memanggilku meskipun sering aku terlambat; pakailah sisa waktuku untuk kemuliaan-Mu. Amin.