Kerumunan menegur, mereka makin keras berteriak
Matius 20:31
Keadilan yang Mengejutkan
“Orang banyak menegur mereka supaya mereka diam. Akan tetapi, mereka semakin keras berteriak dan berkata, “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!””Matius 20:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam. Namun mereka makin keras berseru, katanya: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!"”Matius 20:31 · TB
Terjemahan Baru
“Orang banyak yang ada di situ memarahi mereka dan menyuruh mereka diam. Tetapi mereka berteriak lebih nyaring lagi, "Tuan, Anak Daud, kasihanilah kami!"”Matius 20:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang banyak yang mengikuti Yesus menegur mereka supaya diam, tetapi mereka berteriak semakin keras, “Tuhan, Keturunan Daud, kasihanilah kami!””Matius 20:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the multitude rebuked them, because they should hold their peace: but they cried the more, saying, Have mercy on us, O Lord, thou son of David.”Matius 20:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 20:31?
Orang banyak menegur dua orang buta itu agar diam, tetapi mereka makin keras berseru memanggil Yesus sebagai 'Anak Daud', sebuah sebutan Mesianik. Ini menunjukkan iman dan ketekunan mereka, yang menolak dihalangi oleh tekanan orang banyak untuk mendapatkan belas kasihan Yesus.
Latar belakang
Kegigihan yang tidak bisa dibungkam
Kerumunan menegur mereka — mungkin karena mengganggu, atau karena dianggap tidak pantas mendekati rabbi terkenal. Tapi alih-alih diam, kedua orang buta itu berteriak lebih keras. Kegigihan di bawah tekanan ini adalah detail yang sangat manusiawi — dan Yesus memperhatikannya.
Di mana
Jalan keluar Yerikho
Di tengah kerumunan peziarah yang bergerak
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Kerumunan & dua orang buta
Ketegangan antara orang banyak dan dua orang buta yang gigih
Kepada
Yesus di tengah kerumunan
Yesus yang berjalan dan mendengar teriakan di kerumunan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπετίμησαν
menegur / mengancam · rebuked
Kata yang kuat — lebih dari sekadar meminta diam tapi menegur dengan otoritas
σιωπήσωσιν
diam / bungkam · to be silent
Permintaan untuk berhenti bersuara sepenuhnya — bukan hanya lebih pelan
ἔκραξαν μεῖζον
semakin keras berteriak · cried out all the more
Komparatif — secara harfiah 'berteriak lebih besar'; tekanan sosial justru memicu respons yang lebih gigih
Pola ini — tekanan membungkam yang direspons dengan suara yang lebih keras — menggambarkan iman yang tidak tergantung pada persetujuan sosial.
Tahukah kamu
Siapa yang berhak berteriak kepada rabbi?
Dalam tatanan sosial Yahudi abad pertama, orang cacat dan pengemis dianggap di bawah dalam hierarki ritual dan sosial. Banyak yang percaya kecacatan fisik adalah tanda dosa (lih. Yohanes 9:2). Maka teriakan dua orang buta ini kepada seorang rabbi ternama memang dianggap tidak sopan oleh kerumunan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 20:31
Lukas 18:7
Kegigihan dalam doa yang Yesus gambarkan dalam perumpamaan janda dan hakim
“Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?”
Ibrani 11:1
Dua orang buta ini menghidupi definisi iman ini — berteriak kepada yang belum mereka lihat
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”
Matius 15:22-28
Pola iman yang gigih yang tidak menyerah meski ada hambatan
“Perempuan Kanaan yang terus memohon bahkan setelah Yesus tampaknya menolak”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 20:31
✕ Sering dikira
Kerumunan itu jahat karena mencoba menghentikan orang buta dari bertemu Yesus
✓ Yang sebenarnya
Kerumunan mungkin bermaksud baik — tidak mau ada keributan atau dianggap mempermalukan sang rabi. Tapi efeknya salah, dan Yesus sendiri yang mengoreksi dengan berhenti
✕ Sering dikira
Dua orang buta salah karena tidak tunduk kepada teguran sosial dan terus berteriak
✓ Yang sebenarnya
Yesus merespons teriakan gigih mereka dengan positif — ini iman yang tidak terhalang oleh tekanan sosial, dan Yesus justru menghargainya
Renungan
Renungan Singkat Matius 20:31
Saat berdoa, jangan mudah menyerah ketika ada rintangan atau kritikan dari sekitar. Justru, biarkan kebutuhan dan iman kita mendorong kita untuk terus berseru kepada Tuhan dengan tekun.
Tuhan Yesus, Anak Daud, kasihanilah kami, berikanlah kami ketekunan untuk terus berseru kepada-Mu, Amin.