Satu pengecualian yang Yesus berikan
Matius 19:9
Pernikahan, Anak-Anak, dan Orang Kaya
“Dan, Aku mengatakan kepadamu bahwa siapa yang menceraikan istrinya, kecuali karena zina, lalu menikah dengan perempuan lain, ia berzina.””Matius 19:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah." Matius 19.10–14 98”Matius 19:9 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, dengarlah ini: Siapa menceraikan istrinya--padahal wanita itu tidak menyeleweng--kemudian kawin lagi dengan wanita yang lain, orang itu berzinah."”Matius 19:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku berkata kepadamu: Bila seorang suami menceraikan istrinya supaya bisa menikah dengan perempuan lain, di mata Allah dia berzina. Demikian juga, setiap laki-laki yang menikahi perempuan yang sudah diceraikan oleh suaminya, dia berzina. Satu-satunya alasan seorang suami boleh menceraikan istrinya adalah kalau istrinya itu sudah berzina.””Matius 19:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I say unto you, Whosoever shall put away his wife, except it be for fornication, and shall marry another, committeth adultery: and whoso marrieth her which is put away doth commit adultery.”Matius 19:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 19:9?
Yesus menegaskan bahwa perceraian hanya diizinkan karena percabulan (zina). Jika seseorang bercerai tanpa alasan itu dan menikah lagi, ia berzina. Ini menekankan keseriusan ikatan pernikahan.
Latar belakang
Perceraian dan pernikahan kembali — aturan keras Yesus
Yesus memberikan ajaran yang lebih ketat dari dua mazhab Yahudi yang ada. Hanya satu pengecualian: porneia (zina). Ini mengagetkan semua orang di sana — jauh lebih ketat dari Mazhab Shammai sekalipun, dan tentu jauh lebih ketat dari Mazhab Hillel.
Di mana
Perea, seberang Yordan
Percakapan publik
Kapan
~29-30 M
Perjalanan terakhir menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Galilea yang memberikan ajaran definitif tentang perceraian
Kepada
Orang-orang Farisi
Kelompok keagamaan yang sedang berdebat dengan Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πορνείαν
zina · sexual immorality
Porneia — kata luas yang mencakup berbagai pelanggaran seksual, bukan hanya hubungan di luar nikah.
ἀπολύσῃ
menceraikan · divorces
Kata yang sama dipakai Farisi di ayat 3 — Yesus menjawab pertanyaan mereka dengan istilah mereka sendiri.
μοιχᾶται
berzina · commits adultery
Present tense — menyiratkan kondisi berkelanjutan, bukan tindakan sekali yang bisa dihapus.
Yesus membedakan porneia (zina yang sudah memecah kesatuan pernikahan) dan moicheia (berzina yang terjadi ketika menikah lagi setelah cerai tanpa alasan yang sah).
Tahukah kamu
Klausul Matius vs Markus dan Lukas
Hanya Matius yang mencatat pengecualian 'kecuali karena zina'. Markus 10:11 dan Lukas 16:18 tidak menyebutnya — ini jadi salah satu perdebatan paling panas dalam sejarah tafsir Kristen tentang apa arti sebenarnya klausul pengecualian ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 19:9
Matius 5:32
Yesus mengajarkan hal yang sama dalam Khotbah di Bukit
“Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah membuat isterinya berzinah.”
1 Korintus 7:15
Paulus menambahkan konteks baru tentang pasangan yang tidak beriman
“Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau berpisah, biarlah ia berpisah.”
Roma 7:3
Prinsip yang sama dalam tulisan Paulus
“Jadi selama suaminya hidup ia dianggap berzinah, kalau ia hidup bersama laki-laki lain.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 19:9
✕ Sering dikira
'Yesus membolehkan perceraian untuk alasan apa saja asalkan ada pertimbangan'
✓ Yang sebenarnya
Yesus hanya menyebut satu pengecualian — porneia. Ini bukan daftar panjang alasan.
✕ Sering dikira
'Menikah setelah cerai tanpa alasan yang sah selalu jadi dosa permanen yang tidak bisa diampuni'
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggambarkan kondisi yang terjadi, bukan menyatakan dosa ini di luar jangkauan pengampunan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Matius 19:9
Perkataan Yesus mengajak kita menghargai janji pernikahan. Sebelum mengambil keputusan besar, mari kita timbang dengan doa dan nasihat bijak, bukan didorong emosi sesaat.
Tuhan Yesus, tolong aku setia dalam pernikahan sebagai cerminan kesetiaan-Mu, Amin.