Pemungut Pajak Bait Allah Mendatangi Petrus
Matius 17:24
Yesus dan Pajak Dua Dirham
“Ketika mereka tiba di Kapernaum, para pengumpul pajak 2 dirham datang kepada Petrus dan bertanya, “Apakah gurumu tidak membayar pajak 2 dirham?””Matius 17:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Yesus dan murid-murid- Nya tiba di Kapernaum datanglah pemungut bea Bait Allah kepada Petrus dan berkata: "Apakah gurumu tidak membayar bea dua dirham itu?"”Matius 17:24 · TB
Terjemahan Baru
“Waktu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sampai di Kapernaum, penagih-penagih pajak Rumah Tuhan datang kepada Petrus dan bertanya, "Gurumu membayar pajak Rumah Tuhan atau tidak?"”Matius 17:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah Yesus dan kami kembali ke Kapernaum, tibalah waktu memberikan pajak tahunan untuk rumah Allah. Orang-orang yang menagih pajak itu datang kepada Petrus dan bertanya, “Apakah gurumu selalu membayar pajak tahunan untuk rumah Allah atau tidak?””Matius 17:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they were come to Capernaum, they that received tribute money came to Peter, and said, Doth not your master pay tribute?”Matius 17:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 17:24?
Setibanya di Kapernaum, para pemungut pajak Bait Allah datang kepada Petrus dan bertanya apakah Yesus membayar pajak dua dirham. Ini adalah ujian tentang ketaatan Yesus terhadap hukum Taurat dan juga tentang status-Nya sebagai Anak Allah.
Latar belakang
Pajak tahunan untuk Bait Allah
Dua dirham (didrachma) adalah pajak tahunan yang wajib dibayar setiap laki-laki Yahudi berusia 20 tahun ke atas untuk pemeliharaan Bait Allah — berdasarkan Keluaran 30:13-16 yang mewajibkan setengah syikal. Ini bukan pajak Romawi tapi pajak religius Yahudi. Pemungutnya mendatangi Petrus secara khusus — mungkin Yesus dikenal sering bepergian.
Di mana
Kapernaum
Di pintu masuk kota, pemungut pajak menghentikan Petrus
Kapan
~29 M
Kembali ke Kapernaum, markas pelayanan Yesus
Yang berbicara
Pemungut pajak 2 dirham
Petugas pemungut pajak tahunan untuk pemeliharaan Bait Allah
Kepada
Petrus
Murid utama Yesus yang sedang memasuki Kapernaum
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δίδραχμα
2 dirham · didrachma
Koin perak senilai setengah syikal — jumlah yang sudah ditetapkan dalam Taurat untuk sumbangan Bait Allah
οἱ τὰ δίδραχμα λαμβάνοντες
para pengumpul pajak 2 dirham · collectors
Bukan pemungut pajak Romawi (yang dibenci) tapi petugas agama — pertanyaan mereka terdengar politis
ὁ διδάσκαλος ὑμῶν
gurumu · teacher
Mereka menghormati Yesus sebagai rabbi — tapi pertanyaan tentang pajak mungkin mengandung perangkap
Pertanyaan sederhana tentang pajak menjadi pintu masuk untuk pengajaran mendalam tentang identitas Yesus dan kebebasan anak-anak Allah.
Tahukah kamu
Dua dirham = setengah syikal = upah dua hari
Dua dirham setara dengan upah kerja dua hari. Setiap orang Yahudi dewasa harus membayar ini sekali setahun. Dana ini sangat penting untuk operasional Bait Allah di Yerusalem — termasuk korban harian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 17:24
Keluaran 30:13-16
Dasar hukum Taurat untuk pajak dua dirham yang diminta
“Setiap orang yang termasuk orang-orang yang terdaftar haruslah memberikan setengah syikal ... sebagai persembahan bagi Tuhan.”
Nehemia 10:32
Sejarah pajak Bait Allah setelah pembuangan — menunjukkan ini bukan hal baru
“Kami juga menetapkan kewajiban atas diri kami untuk memberikan sepertiga syikal setahun sekali.”
Matius 22:17
Pertanyaan pajak lain yang juga mengandung jebakan — pola serupa
“Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah halal membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 17:24
✕ Sering dikira
Ini adalah pajak kepada pemerintah Romawi yang dibayar Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pajak religius Yahudi untuk Bait Allah, bukan pajak Romawi — dua sistem yang berbeda sama sekali
✕ Sering dikira
Para pemungut pajak ini adalah penjahat seperti Zakheus
✓ Yang sebenarnya
Pemungut pajak Bait Allah adalah petugas agama, bukan kolaborator Romawi yang korup seperti pemungut pajak kekaisaran
Renungan
Renungan Singkat Matius 17:24
Terkadang kita diuji tentang ketaatan kita kepada aturan, bahkan yang terasa tidak adil. Yesus menunjukkan ketaatan yang bijaksana untuk menghindari konflik, tetapi juga menegaskan kebebasan-Nya sebagai Anak Allah.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk taat kepada aturan dengan bijaksana, tanpa mengorbankan kebenaran-Mu. Amin.