Anak-anak kamu juga mengusir roh jahat
Matius 12:27
Kuasa Yesus Dipertanyakan
“Dan, jika Aku, mengusir roh-roh jahat dengan Beelzebul, dengan siapakah anak-anakmu mengusir mereka? Karena itu, mereka akan menjadi hakimmu.”Matius 12:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.”Matius 12:27 · TB
Terjemahan Baru
“Kalian berkata bahwa Aku mengusir roh jahat karena kuasa Beelzebul. Kalau begitu dengan kuasa siapa pengikut-pengikutmu mengusir roh jahat. Pengikut-pengikutmu itu sendiri yang membuktikan bahwa kalian salah!”Matius 12:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lagipula seandainya benar bahwa Aku mengusir setan-setan dengan kuasa iblis, berarti kita harus bertanya, ‘Dengan kuasa siapakah anggota-anggota Farisi mengusir setan?’ Sesamamu orang Farisi itu tentu akan berkata bahwa pendapat kalian salah.”Matius 12:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if I by Beelzebub cast out devils, by whom do your children cast them out? therefore they shall be your judges.”Matius 12:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 12:27?
Yesus membalikkan argumen Farisi: jika Ia mengusir setan dengan Beelzebul, lalu dengan kuasa siapa para pengikut mereka (anak-anak mereka) mengusir setan? Hal ini menunjukkan ketidaklogisan tuduhan tersebut, dan fakta bahwa para pengikut mereka sendiri akan menjadi saksi yang menghakimi mereka.
Latar belakang
Kalau Aku pakai Beelzebul, muridmu juga?
Ini pukulan yang cerdas: dalam tradisi Yahudi ada eksorsis (pengusiran roh jahat) yang dilakukan oleh rabi-rabi atau murid-murid Farisi juga. Jika Yesus mengusir roh jahat dengan Beelzebul, dengan apa anak-anak mereka melakukannya? Standar ganda Farisi terbukti di depan semua orang.
Di mana
Galilea
Debat yang semakin menohok balik kepada Farisi
Kapan
~30 M
Argumen yang membalik tuduhan kepada si penuduh
Yang berbicara
Yesus
Memakai praktik Farisi sendiri untuk membalikkan tuduhan mereka
Kepada
Para Farisi
Yang punya murid-murid yang juga melakukan pengusiran roh jahat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
υἱοί ὑμῶν
anak-anakmu · your sons
Murid atau pengikut — 'anak-anak' dalam konteks ini bisa berarti murid-murid atau pengikut tradisi mereka
κριταὶ
hakim · judge
Orang yang memberikan keputusan — Yesus menjadikan murid-murid Farisi sendiri sebagai hakim atas tuduhan mereka
ἐν τίνι
dengan siapakah · by whom
Pertanyaan yang menuntut jawaban — kuasa apa yang dipakai murid-murid Farisi jika bukan kuasa Allah?
Jika kuasa Yesus berasal dari Beelzebul, lalu ἐν τίνι (dengan apa) υἱοί ὑμῶν (anak-anak mereka) mengusir roh jahat? Pertanyaan ini menjadikan murid Farisi sendiri sebagai κριταὶ (hakim) atas ketidakkonsistenan guru mereka.
Tahukah kamu
Pengusiran roh jahat dalam tradisi Yahudi
Flavius Josephus, sejarawan Yahudi abad pertama, mencatat praktik pengusiran roh jahat yang dilakukan oleh orang Yahudi — termasuk menyebut nama Salomo dan menggunakan ramuan. Ini bukan praktik eksklusif Yesus; kelompok Yahudi lain juga melakukannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 12:27
Kisah Para Rasul 19:13-14
Contoh pengusiran roh jahat oleh orang Yahudi non-murid Yesus — yang berakhir buruk
“...beberapa orang Yahudi yang berjalan keliling... mencoba menyebut nama Tuhan Yesus... tujuh orang anak Skewa seorang imam kepala...”
Lukas 11:19
Versi paralel yang identik dalam Injil Lukas
“Jadi, jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah anak-anakmu mengusirnya?”
Markus 9:38-39
Ada orang di luar kelompok murid Yesus yang mengusir roh jahat dengan nama-Nya
“...kami melihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 12:27
✕ Sering dikira
Yesus mengakui bahwa murid-murid Farisi juga punya kuasa ilahi
✓ Yang sebenarnya
Yesus sedang membuat argumen ad absurdum — jika standar yang sama diterapkan ke murid Farisi, apa kesimpulannya?
✕ Sering dikira
Semua pengusiran roh jahat di dunia berasal dari Allah
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak mengklaim itu — Dia hanya menunjukkan ketidakkonsistenan logika Farisi
Renungan
Renungan Singkat Matius 12:27
Kita tidak boleh munafik, menilai orang lain dengan standar yang tidak kita terapkan pada diri sendiri. Mari kita introspeksi apakah kita konsisten dalam iman dan perbuatan kita.
Tuhan, jauhkan aku dari kemunafikan dan beri aku hati yang jujur, sehingga perkataan dan perbuatanku sejalan dengan kebenaran-Mu. Amin.