Buta, bisu, kerasukan — dan sembuh
Matius 12:22-32
Kuasa Yesus Berasal dari Roh Allah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Tiga penyakit, satu tindakan
Orang ini mengalami tiga kondisi sekaligus: kerasukan roh jahat, kebutaan, dan kebisuan. Kondisi seperti ini diasosiasikan dalam budaya Yahudi dengan kekuasaan gelap. Yesus menyembuhkan ketiganya sekaligus — dan orang itu bisa berbicara dan melihat. Tidak ada prosedur bertahap; tidak ada ritual panjang.
Di mana
Galilea (kemungkinan Kapernaum)
Di tempat terbuka di mana orang banyak hadir dan menyaksikan
Kapan
~30 M
Mukjizat yang memicu krisis identitas
Yang berbicara
Narator (Matius)
Mencatat mukjizat yang memicu perdebatan terbesar sejauh ini
Kepada
Pembaca Injil Matius
Yang akan melihat bagaimana satu mukjizat bisa memicu dua reaksi yang bertolak belakang
Arti tiap ayat
Penjelasan Matius 12:22-32 Ayat per Ayat
Matius 12:22
Yesus menyembuhkan seorang yang kerasukan setan, buta, dan bisu. Kuasa-Nya atas roh jahat sangat nyata, sehingga orang yang tadinya tidak dapat melihat dan berbicara menjadi sembuh. Ini menunjukkan otoritas Yesus atas…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:23
Orang banyak sangat heran melihat mujizat Yesus dan bertanya apakah Dia mungkin Anak Daud, yaitu Mesias yang dinantikan. Pertanyaan ini mencerminkan harapan dan kebingungan mereka tentang identitas Yesus yang sebenarnya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:24
Orang-orang Farisi menuduh Yesus mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, pemimpin setan. Tuduhan ini keliru dan jahat, karena Yesus justru berkuasa atas setan melalui Roh Tuhan, bukan bersekutu dengan kuasa gelap.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:25
Yesus menanggapi tuduhan bahwa Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. Ia menjelaskan bahwa jika sebuah kerajaan atau rumah tangga terpecah-belah, ia pasti runtuh. Dengan demikian, tuduhan bahwa Iblis melawan dirinya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:26
Yesus melanjutkan logika-Nya: jika Iblis mengusir Iblis, maka ia terpecah melawan dirinya sendiri, dan kerajaannya tidak akan bertahan. Ini menunjukkan betapa tidak masuk akalnya tuduhan Farisi, karena Iblis pasti…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:27
Yesus membalikkan argumen Farisi: jika Ia mengusir setan dengan Beelzebul, lalu dengan kuasa siapa para pengikut mereka (anak-anak mereka) mengusir setan? Hal ini menunjukkan ketidaklogisan tuduhan tersebut, dan fakta…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:28
Yesus menegaskan bahwa jika Ia mengusir setan oleh Roh Allah, maka Kerajaan Allah sudah datang kepada mereka. Ini adalah bukti bahwa kuasa Allah sedang bekerja melalui Yesus, dan Kerajaan Allah hadir dalam diri-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:29
Yesus menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan bahwa untuk merampas harta milik orang kuat (Iblis), seseorang harus mengikat orang kuat itu terlebih dahulu. Ini menggambarkan bahwa Yesus, sebagai yang lebih kuat,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:30
Yesus berkata bahwa siapa tidak bersama Dia, melawan Dia; dan siapa tidak mengumpulkan bersama Dia, mencerai-beraikan. Ini berarti tidak ada sikap netral terhadap Yesus: kita harus memihak kepada-Nya atau tidak. Setiap…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:31
Yesus menegaskan bahwa dosa dan hujatan terhadap Anak Manusia dapat diampuni, tetapi hujatan terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. Ini berarti menolak pekerjaan Roh Kudus secara terus-menerus dan dengan sengaja, yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 12:32
Ayat ini melanjutkan pengajaran tentang dosa yang tidak diampuni, yaitu hujatan terhadap Roh Kudus. Perkataan yang menentang Yesus (Anak Manusia) masih bisa diampuni, tetapi penolakan terhadap kesaksian Roh Kudus…
Arti lengkap, studi kata & renungan →