Menerima murid berarti menerima Yesus
Matius 10:40
Diutus: Misi Pertama Para Rasul
““Siapa yang menerima kamu, menerima Aku. Dan, siapa yang menerima Aku, menerima Dia yang mengutus Aku.”Matius 10:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.”Matius 10:40 · TB
Terjemahan Baru
“"Orang yang menerima kalian, menerima Aku. Dan orang yang menerima Aku, menerima Dia yang mengutus Aku.”Matius 10:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Di mata Allah, orang yang menerima kalian sebagai utusan-Ku dianggap sama seperti menerima Aku secara langsung. Dan siapa pun yang menerima Aku berarti menerima Allah yang mengutus Aku.”Matius 10:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He that receiveth you receiveth me, and he that receiveth me receiveth him that sent me.”Matius 10:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 10:40?
Yesus mengidentikkan diri-Nya dengan murid-murid-Nya. Menerima murid berarti menerima Kristus, dan menerima Kristus berarti menerima Allah Bapa. Ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara Kristus dan utusan-Nya, dan bahwa pelayanan kepada sesama sebenarnya adalah pelayanan kepada Tuhan.
Latar belakang
Identitas murid terhubung ke identitas Yesus
Setelah semua bicara tentang penolakan dan penganiayaan, Yesus menutup dengan berita baik: mereka yang menerima para rasul sebenarnya menerima Yesus sendiri, bahkan menerima Bapa yang mengutus Yesus. Ini tentang rantai representasi — murid mewakili Yesus, Yesus mewakili Bapa.
Di mana
Galilea
Penutup pengajaran pengutusan
Kapan
~30 M
Penutup pengajaran tentang pengutusan
Yang berbicara
Yesus
Guru dan Tuhan yang sedang mengutus murid-murid-Nya
Kepada
Dua belas rasul
murid-murid Yesus yang baru menerima kuasa dan siap diutus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δεχόμενος
dechomenos · menerima
Menerima dengan tangan terbuka — bukan sekadar toleransi, tapi sambutan yang aktif dan hangat. Kata ini dipakai untuk menerima tamu terhormat.
ἀποστείλαντά
aposteilanta · mengutus
Yang mengutus — dari apostellō, akar kata apostolos (rasul). Rantai pengutusan: Bapa mengutus Yesus, Yesus mengutus dua belas. Satu rantai otoritas.
ἐμέ
eme · Aku
Aku — ditekankan secara eksplisit dalam kalimat. Menerima murid bukan hanya soal kebaikan kepada orang asing, tapi penerimaan kepada Yesus itu sendiri.
Dechomenos (menerima dengan tangan terbuka) menghubungkan tindakan praktis keramahan kepada realitas kosmis: menerima murid = menerima Yesus = menerima Bapa yang aposteilanta (mengutus) Yesus. Keramahan kepada murid bukan hal kecil.
Tahukah kamu
Konsep shaliach dalam hukum Yahudi
Di balik ayat ini ada konsep Yahudi bernama shaliach — seorang utusan yang dianggap setara dengan orang yang mengutusnya dalam urusan hukum. Pepatah rabbinik berkata: 'Utusan seseorang adalah seperti orang itu sendiri.' Yesus menggunakan konsep yang sudah dipahami pendengar-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 10:40
Yohanes 13:20
paralel langsung dari Yohanes
“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku.”
Lukas 10:16
prinsip yang sama, diterapkan pada pengutusan tujuh puluh
“Barangsiapa mendengar kamu, ia mendengar Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”
Matius 25:40
tindakan kepada sesama sebagai tindakan kepada Yesus
“...sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu melakukannya untuk Aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 10:40
✕ Sering dikira
'Menerima murid Yesus berarti setuju dengan semua pendapat dan tindakan mereka'
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tentang penerimaan sebagai representan Yesus, bukan persetujuan buta atas segala sesuatu yang mereka katakan atau lakukan. Murid pun bisa salah.
✕ Sering dikira
'Hanya yang menerima rasul dua belas yang bisa diterima Allah'
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya berlaku lebih luas — tentang menerima orang yang diutus Yesus dalam berbagai konteks, termasuk komunitas Kristen. Ini bukan tentang eksklusivitas dua belas rasul.
Renungan
Renungan Singkat Matius 10:40
Saat kita menyambut orang lain dengan kasih, kita sedang menyambut Yesus. Perhatikanlah orang-orang di sekitarmu hari ini: siapakah yang perlu kamu sambut dan layani dengan tulus?
Bapa, buka mataku untuk melihat Engkau dalam diri sesamaku, dan beri aku hati yang rela menerima dan melayani mereka. Amin.