Roh-roh memohon agar tidak disiksa
Markus 5:7
Kuasa atas Roh, Penyakit, dan Kematian
“Lalu, dia berteriak dengan suara sekeras mungkin dan berkata, “Apa urusan-Mu dengan aku, Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku mohon kepada-Mu demi Allah, jangan menyiksaku!””Markus 5:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!" Markus 5.8–14 24”Markus 5:7 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan suara yang keras ia berteriak, "Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi! Akan Kauapakan saya ini? Demi Allah, saya mohon, janganlah menyiksa saya!"”Markus 5:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yesus beberapa kali berkata kepada roh jahat itu, “Hei roh jahat, keluar dari orang ini!” Maka dengan suara keras orang itu berteriak, “Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi, kenapa kamu mengganggu aku? Aku minta kamu berjanji demi nama Allah bahwa kamu tidak akan menyiksaku.””Markus 5:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And cried with a loud voice, and said, What have I to do with thee, Jesus, thou Son of the most high God? I adjure thee by God, that thou torment me not.”Markus 5:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 5:7?
Orang yang kerasukan roh jahat mengakui Yesus sebagai Anak Allah Yang Mahatinggi dan memohon agar tidak disiksa. Ini menunjukkan bahwa kuasa Yesus lebih besar dari roh-roh jahat, dan mereka takut pada-Nya.
Latar belakang
Teriakan pengakuan sekaligus permohonan
Teriakan ini punya dua lapis: pertama, pengakuan identitas Yesus sebagai 'Anak Allah Yang Mahatinggi' — gelar yang luar biasa dari mulut makhluk jahat. Kedua, permohonan: 'jangan siksaku!' Roh-roh ini tahu apa yang akan terjadi kepada mereka dan mereka takut. Ironisnya, mereka yang sudah lama menyiksa pria ini kini memohon agar tidak disiksa.
Di mana
Pantai Gadara
Tepat di mana Yesus mendarat, pria bersujud di hadapan-Nya
Kapan
~29 M
Konfrontasi pertama Yesus dengan Legion
Yang berbicara
Roh-roh najis (melalui pria kerasukan)
legion roh jahat yang menguasai pria dari Gadara
Kepada
Yesus dari Nazaret
Anak Allah yang baru turun dari perahu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
υἱὲ τοῦ θεοῦ τοῦ ὑψίστου
hyie tou theou tou hypsistou · Anak Allah Yang Mahatinggi
Gelar lengkap yang mengakui hubungan Yesus dengan Allah tertinggi — diucapkan oleh makhluk yang paling tahu tentang dunia spiritual.
ὁρκίζω σε τὸν θεόν
horkizo se ton theon · demi Allah
Bersumpah demi Allah — roh-roh ini memakai formula sumpah untuk memohon, mengakui otoritas Allah di atas mereka.
βασανίσῃς
basanises · menyiksaku
Menyiksa atau menghukum — kata yang sama dipakai untuk siksaan eskatologis, menunjukkan roh-roh takut akan hukuman akhir.
Roh-roh memakai gelar teologis paling lengkap dan akurat untuk Yesus — lebih lengkap dari pengakuan kebanyakan manusia dalam Injil — sambil memohon agar hukuman akhir mereka ditunda.
Tahukah kamu
Anak Allah Yang Mahatinggi — gelar dari dunia non-Yahudi
Frasa 'Mahatinggi' (Hypsistos) lebih umum dipakai dalam konteks Yahudi diaspora dan dunia Helenis untuk menyebut Allah Israel. Di wilayah Gadara yang Helenis, roh-roh memakai gelar yang dipahami oleh audiens non-Yahudi — seolah mereka tahu di mana mereka sedang berbicara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 5:7
Lukas 4:41
roh-roh najis mengakui identitas Yesus
“Dari banyak orang juga keluar setan-setan sambil berseru, 'Engkau adalah Anak Allah!'”
Wahyu 20:10
siksaan akhir kuasa jahat
“Lalu Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang...”
Matius 8:29
ketakutan roh akan penghakiman sebelum waktunya
“...Apakah Engkau datang ke sini untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 5:7
✕ Sering dikira
Roh-roh ini memohon demi Allah artinya mereka percaya kepada Allah
✓ Yang sebenarnya
Mereka memakai nama Allah bukan karena iman tapi karena itu adalah otoritas tertinggi yang mereka kenal dan takuti — seperti penyerahan paksa, bukan ibadah.
✕ Sering dikira
'Jangan menyiksaku' artinya Yesus biasanya menyiksa roh jahat sebagai cara mengusir
✓ Yang sebenarnya
Roh-roh takut akan hukuman eskatologis mereka — mereka sadar saat Yesus datang, waktu mereka semakin dekat.
Renungan
Renungan Singkat Markus 5:7
Ketika kita menghadapi ketakutan atau tekanan, ingatlah bahwa Yesus lebih berkuasa daripada segala kuasa gelap. Serahkan kekhawatiranmu kepada-Nya dan percayalah bahwa Dia mampu melindungi dan membebaskanmu.
Tuhan Yesus, aku percaya Engkau lebih berkuasa atas segala sesuatu, tolong aku untuk selalu berlindung pada-Mu. Amin.