Yesus mengajar di tepi Danau Galilea
Markus 2:13-17
Lewi Mengikuti Yesus
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Dari rumah yang sempit ke ruang terbuka
Setelah insiden di rumah, Yesus pergi ke tepi danau. Di sini lebih leluasa — orang bisa berdiri atau duduk di tanah menghadap air. Yesus mengajar lagi. Ini konsisten dengan misi yang sudah Dia nyatakan: 'untuk itulah Aku datang' (Markus 1:38).
Di mana
Tepi Danau Galilea, dekat Kapernaum
Tepi danau terbuka — tempat yang lebih lapang dari rumah
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Markus (narator)
Penulis Injil, murid Petrus
Kepada
Orang banyak di tepi danau
Penduduk Kapernaum dan sekitarnya
Arti tiap ayat
Penjelasan Markus 2:13-17 Ayat per Ayat
Markus 2:13
Yesus kembali ke tepi danau, dan banyak orang datang kepada-Nya. Ia mengajar mereka di tempat terbuka, menunjukkan bahwa pelayanan-Nya tidak hanya di rumah-rumah, tetapi juga di ruang publik, menjangkau siapa saja yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 2:14
Yesus memanggil Lewi, seorang pemungut pajak, untuk mengikuti-Nya. Lewi langsung berdiri dan meninggalkan pekerjaannya yang dianggap berdosa, menunjukkan respons iman yang segera dan radikal terhadap panggilan Yesus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 2:15
Yesus makan di rumah Lewi bersama banyak pemungut pajak dan orang-orang berdosa. Ini menunjukkan bahwa Yesus bergaul dengan mereka yang dianggap rendah oleh masyarakat, dan melalui persekutuan ini, banyak orang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 2:16
Ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi mempertanyakan mengapa Yesus makan bersama pemungut pajak dan orang berdosa. Mereka menganggap tindakan itu sebagai pelanggaran kesucian, tetapi Yesus menunjukkan kasih yang berbeda.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 2:17
Yesus menjawab kritik dengan perumpamaan: orang sehat tidak butuh dokter, yang sakit butuh. Ia datang untuk memanggil orang berdosa, bukan orang benar. Ini menegaskan misi Yesus untuk menyelamatkan yang lemah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →