Papan tuduhan: Raja Orang Yahudi
Markus 15:26
Hari Paling Gelap di Golgota
“Tulisan berisi tuduhan terhadap Yesus tertulis, “Raja Orang Yahudi.””Markus 15:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: "Raja orang Yahudi".”Markus 15:26 · TB
Terjemahan Baru
“Di atas salib-Nya dipasang tulisan mengenai tuduhan terhadap-Nya, yaitu: "Raja Orang Yahudi".”Markus 15:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada bagian atas salib-Nya dipasang papan bertuliskan tuduhan terhadap Yesus, yaitu “Inilah raja orang Yahudi.””Markus 15:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the superscription of his accusation was written over, THE KING OF THE JEWS.”Markus 15:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 15:26?
Ayat ini menyebutkan bahwa di atas salib Yesus dipasang tulisan tuduhan, 'Raja Orang Yahudi'. Meskipun dimaksudkan sebagai ejekan, tulisan itu mengakui kebenaran bahwa Yesus adalah Raja. Ini menunjukkan bahwa kekuasaan duniawi tidak dapat menghalangi identitas Yesus sebagai Mesias dan Raja yang diurapi Allah.
Latar belakang
Pengumuman resmi yang menjadi pengakuan tidak sengaja
Pilatus yang menulis kalimat ini (Yohanes 19:19-22) bermaksud mengolok: inilah 'raja' yang memalukan itu. Imam-imam kepala protes — mereka minta ditulis 'orang yang mengaku raja.' Tapi Pilatus menolak mengubahnya. Kalimat ejekan itu akhirnya menjadi pernyataan paling akurat tentang identitas Yesus.
Di mana
Golgota — Yerusalem
Papan ditulis di kayu yang dipasang di atas atau di dekat salib
Kapan
~30 M
Jumat pagi — bersamaan dengan penyaliban
Yang berbicara
Narator (Markus)
murid Petrus, mencatat tulisan resmi di salib
Kepada
Semua yang lewat di Golgota
ribuan peziarah Paskah yang lalu-lalang dan membaca
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπιγραφή
epigraphē · tulisan
Prasasti atau tulisan yang digoreskan — istilah teknis untuk 'titulus crucis', papan tuduhan yang wajib dipasang di penyaliban Romawi
αἰτία
aitia · tuduhan
Alasan hukum eksekusi — papan ini adalah dokumen resmi yang menyatakan kejahatan yang dihukum
ὁ βασιλεὺς τῶν Ἰουδαίων
ho basileus tōn Ioudaiōn · Raja Orang Yahudi
Gelar yang awalnya dimaksud sebagai olok-olok, tapi bagi pembaca Kristen adalah pernyataan kebenaran
'Aitia' adalah istilah hukum yang serius — alasan resmi eksekusi. Ironisnya, alasan resmi kematian Yesus tercatat sebagai klaim kerajaan-Nya. Dan itulah memang siapa Dia.
Tahukah kamu
Tiga bahasa di papan salib
Yohanes 19:20 mencatat tulisan itu ditulis dalam bahasa Ibrani, Latin, dan Yunani — tiga bahasa utama dunia Mediterania. Seolah pengumuman resmi kepada seluruh dunia yang terwakili di Yerusalem saat Paskah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 15:26
Yohanes 19:19-22
Pilatus menolak mengubah tulisan atas desakan imam
“Pilatus membuat tulisan dan meletakkannya di atas salib itu; bunyinya: 'Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi.'... Jawab Pilatus: 'Apa yang kutulis, kutulis.'”
Zakharia 9:9
Raja yang dijanjikan kini hadir — dalam cara yang tidak terduga
“Bersukacitalah dengan sangat, hai putri Sion, bersorak-sorailah, hai putri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu, ia adil dan jaya.”
1 Timotius 6:15
gelar di papan itu ternyata gelar yang paling rendah dari gelar yang sebenarnya
“Dialah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 15:26
✕ Sering dikira
Pilatus menulis ini karena dia percaya Yesus adalah raja yang sah.
✓ Yang sebenarnya
Pilatus menulis ini sebagai ejekan kepada imam-imam kepala yang sudah merepotkannya — 'ini rajamu yang memilihmu.' Tapi tanpa disadari dia menulis kebenaran.
✕ Sering dikira
Tulisan ini hanya dalam satu bahasa.
✓ Yang sebenarnya
Yohanes 19:20 mencatat tiga bahasa — Ibrani, Latin, Yunani. Pengumuman yang menjangkau seluruh spektrum populasi kota Yerusalem saat Paskah.
Renungan
Renungan Singkat Markus 15:26
Terkadang orang lain mungkin mengejek iman kita, tetapi kita dapat berdiri teguh dalam identitas kita sebagai anak-anak Allah. Jangan biarkan ejekan membuat kita malu menjadi pengikut Kristus; biarlah hidup kita memuliakan-Nya.
Tuhan, teguhkanlah kami di dalam identitas kami sebagai anak-anak-Mu, sehingga kami tidak goyah oleh ejekan atau cemoohan dunia. Amin.