Teriakan 'Salibkan Dia!' menggema di halaman
Markus 15:13
Hari Paling Gelap di Golgota
“Mereka balik berteriak-teriak, “Salibkan Dia!””Markus 15:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka mereka berteriak lagi, katanya: "Salibkanlah Dia!" Markus 15.14–20 99”Markus 15:13 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka berteriak, "Salibkan Dia!"”Markus 15:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka berteriak, “Salibkan dia!””Markus 15:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they cried out again, Crucify him.”Markus 15:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 15:13?
Pada Markus 15:13, orang banyak yang dihasut oleh imam-imam kepala berteriak meminta Pilatus untuk menyalibkan Yesus. Mereka menolak Yesus sebagai raja dan memilih Barabas, seorang pemberontak dan pembunuh. Ini menunjukkan bagaimana hasutan dapat mengubah opini banyak orang, dan bagaimana Yesus ditolak oleh umat-Nya sendiri.
Latar belakang
Satu kata yang mengubah segalanya
Teriakan 'Salibkan Dia!' adalah titik balik yang tidak bisa dibalik. Ini bukan permintaan hukuman lain — penyaliban adalah hukuman paling memalukan dan paling menyakitkan yang ada. Bagi orang Yahudi, mati di kayu terkutuk (Ulangan 21:23). Bagi Romawi, hukuman para budak dan penjahat hina.
Di mana
Halaman Pratorium Yerusalem
Kerumunan massa yang berteriak — atmosfer memanas
Kapan
~30 M
Jumat pagi — titik tidak bisa kembali
Yang berbicara
Orang banyak
massa yang sudah dihasut imam-imam kepala
Kepada
Pilatus
gubernur yang kini terjepit di antara hukum dan tekanan massa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σταύρωσον
staurōson · Salibkan
Imperatif aorist — perintah langsung dan mendesak, bukan saran. Dari 'stauros' = tiang kayu
ἔκραξαν
ekraxan · berteriak-teriak
Berteriak keras dengan satu suara — bukan percakapan tapi seruan massa yang terkordinasi
πάλιν
palin · lagi
Markus menggunakan 'palin' untuk menunjukkan ini bukan teriakan pertama mereka
'Staurōson' adalah perintah — bukan permintaan. Massa tidak berdialog lagi dengan Pilatus, mereka memerintahkan dia. Gubernur Romawi yang seharusnya paling berkuasa di ruangan itu justru menjadi yang paling tidak berdaya.
Tahukah kamu
Penyaliban — hukuman terhina di dunia kuno
Cicero, orator Romawi, menulis bahwa kata 'salib' saja sudah terlalu hina untuk diucapkan oleh warga negara Romawi yang terhormat. Hukuman ini sengaja dirancang untuk memaksimalkan rasa malu dan penderitaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 15:13
Ulangan 21:23
penyaliban membawa kutuk dalam hukum Yahudi
“Orang yang digantung terkutuk oleh Allah.”
Galatia 3:13
makna penebusan dari kutuk itu
“Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: 'Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!'”
Markus 10:34
Yesus sendiri sudah memprediksi ini
“Dan mereka akan mengolok-olok Dia, meludahi Dia, menyesah Dia, dan membunuh Dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 15:13
✕ Sering dikira
Orang banyak ini adalah orang yang sama yang menyambut Yesus dengan daun palem.
✓ Yang sebenarnya
Kemungkinan besar ini adalah dua kelompok yang berbeda — massa di Paskah Yerusalem bisa ratusan ribu orang dari berbagai kelompok.
✕ Sering dikira
Teriakan 'salibkan' adalah ekspresi spontan kemarahan yang tidak terencana.
✓ Yang sebenarnya
Imam-imam kepala sudah menghasut mereka secara spesifik — ini adalah teriakan yang direkayasa, bukan ledakan emosi spontan.
Renungan
Renungan Singkat Markus 15:13
Kita mungkin tergoda untuk mengikuti suara orang banyak tanpa berpikir kritis. Mari kita berani memihak kebenaran, meskipun itu tidak populer, dan tidak membiarkan hasutan orang lain mengendalikan keputusan kita.
Tuhan, berikanlah aku keberanian untuk memihak kebenaran-Mu, meskipun aku harus berdiri sendiri melawan arus. Amin.