Pilatus bertanya nasib 'Raja orang Yahudi'
Markus 15:12
Hari Paling Gelap di Golgota
“Pilatus berkata lagi kepada mereka, “Jadi, apa yang harus aku lakukan dengan Orang yang kamu sebut Raja orang Yahudi ini?””Markus 15:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pilatus sekali lagi menjawab dan bertanya kepada mereka: "Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut raja orang Yahudi ini?"”Markus 15:12 · TB
Terjemahan Baru
“Maka Pilatus berkata lagi kepada orang banyak itu, "Kalau begitu, saya harus buat apa dengan orang yang kalian sebut raja orang Yahudi itu?"”Markus 15:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Pilatus bertanya sekali lagi kepada mereka, “Kalau begitu, apa yang kalian mau saya lakukan terhadap Yesus yang kalian sebut ‘raja orang Yahudi’ ini?””Markus 15:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Pilate answered and said again unto them, What will ye then that I shall do unto him whom ye call the King of the Jews?”Markus 15:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 15:12?
Pilatus kembali bertanya kepada orang banyak, 'Jadi apa yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut Raja orang Yahudi ini?' Ia mencoba mencari tahu kemauan massa untuk menentukan hukuman Yesus.
Latar belakang
Pertanyaan yang terperangkap
Pilatus sekarang berada dalam posisi sulit: dia sudah menawarkan Yesus sebagai kandidat amnesti, tapi massa memilih Barabas. Pertanyaan ini adalah upaya terakhir untuk membuka ruang lain — mungkin hukuman yang lebih ringan? Tapi massa tidak memberikan opsi tengah.
Di mana
Halaman Pratorium Yerusalem
Pilatus berhadapan langsung dengan massa yang makin riuh
Kapan
~30 M
Jumat pagi — ketegangan memuncak
Yang berbicara
Pilatus
gubernur yang mulai kehilangan kendali atas situasi
Kepada
Orang banyak
massa yang sudah dihasut oleh imam-imam kepala
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πάλιν... εἶπεν
palin... eipen · berkata lagi
'Lagi' — ini percobaan kedua atau ketiga Pilatus untuk menemukan jalan tengah
τί οὖν ποιήσω
ti oun poiēsō · apa yang harus aku lakukan
Pertanyaan retorika yang mengundang partisipasi massa dalam keputusan — tanda Pilatus mulai menyerahkan kontrol
λέγετε
legete · kamu sebut
'Yang kalian sebut' — Pilatus menyindir gelar raja itu, menunjukkan skeptisismenya
Pertanyaan 'apa yang harus aku lakukan?' dari seorang gubernur kepada massa adalah tanda kegagalan kepemimpinan. Pilatus menyerahkan keputusan hidayah ke tangan orang banyak — hal yang seharusnya tidak pernah dilakukan hakim.
Tahukah kamu
Pilatus kehilangan inisiatif
Dari ayat 2 hingga sekarang, Pilatus bergerak dari posisi pengontrol menjadi yang dikendalikan. Gubernur Romawi yang seharusnya punya kuasa penuh justru dipermainkan oleh dinamika massa yang diorkestrasikan oleh imam-imam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 15:12
Lukas 23:20-22
Lukas mencatat upaya berulang Pilatus
“Pilatus sekali lagi berbicara dengan keras kepada mereka karena ia ingin membebaskan Yesus. Tetapi mereka berteriak meminta supaya Ia disalibkan.”
Matius 27:22
pertanyaan identik di Matius
“Kata Pilatus kepada mereka: 'Apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?' Mereka semua berteriak: 'Ia harus disalibkan!'”
Yohanes 19:4-5
Pilatus terus mencoba jalan lain
“Pilatus keluar lagi dan berkata kepada mereka: 'Lihatlah, aku membawa Dia keluar supaya kamu tahu bahwa aku tidak menemukan kesalahan apapun pada-Nya.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 15:12
✕ Sering dikira
Pilatus bertanya karena dia tidak tahu apa yang harus dilakukan secara hukum.
✓ Yang sebenarnya
Pilatus tahu persis apa yang harus dilakukan secara hukum: bebaskan orang yang tidak bersalah. Pertanyaannya bukan tentang hukum tapi tentang politik.
✕ Sering dikira
Pertanyaan Pilatus menunjukkan kelemahan karakter yang unik.
✓ Yang sebenarnya
Pilatus berada dalam situasi yang sulit secara politis — kekerasan sebelumnya dalam tugasnya sudah membuatnya rentan terhadap laporan ke Roma, sehingga dia takut konflik baru.
Renungan
Renungan Singkat Markus 15:12
Sebagai pengikut Yesus, kita sering dihadapkan pada pilihan untuk membela Dia atau mengikuti keinginan orang banyak. Tetaplah setia kepada Kristus, meskipun harus berbeda dari mayoritas.
Ya Yesus, jadikanlah aku saksi-Mu yang teguh, tidak goyah oleh tekanan orang banyak. Amin.