Hukum Yibbum — menikahi janda saudara yang mati
Markus 12:19
Perdebatan Besar di Bait Allah
““Guru, Musa menulis untuk kita bahwa jika saudara dari saudara laki-lakinya mati dan meninggalkan seorang istri, tetapi tidak ada anak, saudaranya itu harus menikahi janda itu demi melangsungkan keturunan bagi saudaranya.”Markus 12:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang isteri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.”Markus 12:19 · TB
Terjemahan Baru
“"Bapak Guru," kata mereka kepada Yesus, "Musa menulis hukum ini untuk kita: 'Kalau seorang laki-laki mati dan ia tidak punya anak, maka saudaranya harus kawin dengan jandanya supaya memberi keturunan kepada orang yang sudah mati itu.'”Markus 12:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka berkata kepada Yesus, “Guru, Musa menulis peraturan seperti ini: Kalau seorang laki-laki yang sudah beristri meninggal tanpa mempunyai anak, maka saudaranya wajib memperistri jandanya itu untuk meneruskan keturunan bagi saudaranya yang sudah meninggal.”Markus 12:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Master, Moses wrote unto us, If a man’s brother die, and leave his wife behind him, and leave no children, that his brother should take his wife, and raise up seed unto his brother.”Markus 12:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 12:19?
Musa menuliskan aturan tentang perkawinan levirat, di mana jika seorang pria mati tanpa anak, saudaranya harus menikahi jandanya untuk melanjutkan keturunan. Ini adalah bagian dari hukum Taurat untuk melindungi janda dan warisan keluarga.
Latar belakang
Hukum Levirat — kewajiban melanjutkan keturunan
Para Saduki mengutip Ulangan 25:5-6, hukum yang mewajibkan saudara laki-laki menikahi janda saudaranya yang mati tanpa anak. Tujuannya adalah menjaga garis keturunan dan harta dalam keluarga. Hukum ini nyata dan dipraktikkan dalam sejarah Israel — cerita Yehuda dan Tamar di Kejadian 38 adalah contoh klasiknya.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Pelataran luar Bait Allah
Kapan
~30 M
Minggu Suci — Selasa
Yang berbicara
Orang Saduki
memperkenalkan hukum levirat sebagai dasar teka-teki mereka
Kepada
Yesus dan orang banyak
yang akrab dengan hukum Ulangan 25 tentang kewajiban ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἔγραψεν
egrapsen · wrote
Menulis — Saduki mengklaim otoritas Musa untuk pertanyaan mereka; ini adalah debat berbasis teks Taurat.
ἀδελφός
adelphos · brother
Saudara — dalam hukum levirat, saudara kandung atau saudara dekat yang wajib menikahi janda.
σπέρμα
sperma · offspring
Keturunan atau benih — secara harfiah 'benih'; hukum ini bertujuan memastikan garis keturunan tidak putus.
Sperma (keturunan) adalah kata kunci hukum levirat — seluruh hukum berputar pada keharusan menjaga garis keturunan. Saduki sedang memakai hukum Taurat sebagai senjata melawan doktrin kebangkitan.
Tahukah kamu
Kisah Boas dan Rut adalah contoh hukum yang sama
Kisah Rut adalah ilustrasi indah dari hukum levirat — Boas menikahi Rut (janda dari saudara sepupunya) untuk menjaga warisan keluarga Elimelekh. Hukum ini bertujuan mulia: melindungi janda dan memastikan nama keluarga tidak punah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 12:19
Ulangan 25:5-6
sumber hukum levirat yang dikutip Saduki
“Apabila saudara-saudara laki-laki tinggal bersama... yang tertua harus mengambil janda itu”
Kejadian 38:8
contoh hukum levirat dalam sejarah Israel kuno
“Yehuda berkata kepada Onan, 'Hamililah istri saudaramu itu...'”
Rut 4:5
Boas menjalankan hukum levirat untuk Rut
“Pada hari engkau membeli ladang itu dari Naomi, engkau juga harus membeli istri si mati”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 12:19
✕ Sering dikira
Saduki mengutip hukum Musa untuk membuktikan mereka menghargai Taurat
✓ Yang sebenarnya
Mereka menggunakan hukum Musa sebagai alat untuk membuktikan kebangkitan itu absurd — bukan untuk menghormati Taurat.
✕ Sering dikira
Hukum levirat sudah tidak relevan di zaman Yesus
✓ Yang sebenarnya
Hukum ini masih dipraktikkan — Alkitab sendiri mencatat kasus konkret yang melibatkan hukum ini.
Renungan
Renungan Singkat Markus 12:19
Aturan ini menunjukkan betapa Allah peduli pada kelangsungan keluarga dan kesejahteraan janda. Dalam hidup kita, kita bisa belajar untuk memperhatikan mereka yang rentan dan memastikan keadilan bagi yang tak berdaya.
Tuhan, ajari kami untuk peduli pada mereka yang lemah dan tidak berdaya, seperti Engkau peduli pada janda dan yatim. Amin.