Ibu mertua Simon terbaring dengan demam
Markus 1:30
Awal Yang Langsung: Yohanes dan Yesus
“Namun, Ibu mertua Simon sedang terbaring karena demam, maka mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus.”Markus 1:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera Markus 1.31–37 5 memberitahukan keadaannya kepada Yesus.”Markus 1:30 · TB
Terjemahan Baru
“Ibu mertua Simon sedang sakit demam di tempat tidur. Jadi waktu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya masuk ke rumah itu, Yesus diberitahukan tentang hal itu.”Markus 1:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika mereka masuk, ada orang yang memberitahukan kepada Yesus bahwa ibu mertua Petrus sedang terbaring karena sakit demam.”Markus 1:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Simon’s wife’s mother lay sick of a fever, and anon they tell him of her.”Markus 1:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 1:30?
Ibu mertua Simon terbaring demam, dan mereka memberitahukannya kepada Yesus. Ini menunjukkan bahwa Yesus peduli pada penyakit fisik dan masalah sehari-hari. Mereka membawa kebutuhan itu kepada Yesus, dan Dia merespons dengan tindakan.
Latar belakang
Laporan sederhana, respons langsung
Tidak ada permohonan formal, tidak ada ritual pra-kesembuhan. Mereka hanya 'memberitahukan keadaannya kepada Yesus' — laporan singkat tentang kondisi ibu mertua Simon. Yesus tidak menunggu permintaan yang lebih resmi. Laporan sudah cukup untuk membuatnya bertindak.
Di mana
Rumah Simon, Kapernaum
Ruang dalam rumah Simon di Kapernaum
Kapan
~28-29 M
Hari Sabat, setelah pengusiran roh di sinagoge
Yang berbicara
Markus
penulis Injil, mencatat kejadian di rumah Simon
Kepada
Orang Kristen Roma
pembaca yang melihat kepedulian Yesus pada keluarga murid-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κατέκειτο
katekeito · terbaring
Berbaring di bawah — bentuk kata yang menunjukkan kondisi lemah dan tidak berdaya, dikuasai oleh penyakit.
πυρέσσουσα
pyressousa · demam
Menderita demam atau terbakar panas — dari kata 'api' (pyr). Demam yang membuat tubuh terasa seperti terbakar.
λέγουσιν
legousin · memberitahukan
Mengatakan atau memberitahu — kata yang sederhana untuk tindakan yang juga sederhana: hanya melaporkan kondisi tanpa elaborate request.
Pyressousa (terbakar demam) menggambarkan kondisi serius, dan respons orang-orang adalah legousin (memberitahu) — laporan sederhana yang sudah cukup bagi Yesus untuk bertindak.
Tahukah kamu
Demam di zaman kuno sangat berbahaya
Sebelum antibiotik, demam tinggi bisa mematikan dalam beberapa hari. Demam adalah gejala yang ditakuti di dunia kuno karena sering berarti infeksi serius yang tidak ada obatnya. Yang Yesus sembuhkan bukan sekadar ketidaknyamanan ringan — ini kondisi yang mengancam jiwa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 1:30
Lukas 4:38
Lukas menyebut demam 'keras' dan ada permintaan eksplisit
“Ibu mertua Simon menderita demam keras, dan mereka meminta Yesus menolong dia.”
Yohanes 4:52
kesembuhan dari demam yang lain oleh Yesus
“Orang itu menanyakan jam berapa anaknya mulai sembuh. Jawab mereka: Kemarin jam tujuh demamnya hilang.”
Kisah Para Rasul 28:8
pola kesembuhan dari demam yang dilanjutkan oleh murid
“Ayah Publius sakit, terbaring karena demam dan disentri. Paulus masuk... mendoakan dia dan menyembuhkannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 1:30
✕ Sering dikira
Ibu mertua Simon sakit karena bekerja terlalu keras di hari Sabat
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada konteks dalam teks tentang sebab penyakitnya. Markus hanya mencatat bahwa dia sakit demam saat rombongan tiba — bukan implikasi tentang pelanggaran Sabat.
✕ Sering dikira
'Mereka memberitahukan kepada Yesus' berarti Yesus tidak tahu kondisi ibu mertua Simon sebelum diberi tahu
✓ Yang sebenarnya
Teks hanya mencatat tindakan mereka, bukan menyatakan sesuatu tentang batas pengetahuan Yesus. Menceritakan kondisi orang yang sakit kepada Yesus adalah tindakan iman, bukan update informasi.
Renungan
Renungan Singkat Markus 1:30
Kita boleh datang kepada Yesus dengan segala kelemahan dan sakit kita. Jangan menahan diri; ceritakanlah kepada-Nya dan minta pertolongan-Nya, karena Dia peduli.
Tuhan, aku membawa semua kelemahan dan sakitku kepada-Mu; sentuhlah dan pulihkanlah aku. Amin.