Panggilan Kembali ke Tuhan

Maleakhi 3:7

Panggilan untuk Kembali dan Ujian Sepersepuluhan

Sejak zaman nenek moyangmu, kamu telah menyimpang dari ketetapan-ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu,” TUHAN semesta alam berfirman. “Namun, kamu bertanya, ‘Bagaimana kami harus kembali?’”

Maleakhi 3:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Maleakhi 3:7?

Ayat ini mengajak umat Israel untuk kembali kepada Tuhan setelah mereka menyimpang dari perintah-perintah-Nya. Tuhan berjanji bahwa jika mereka kembali, Ia pun akan kembali kepada mereka. Pertanyaan mereka, 'Bagaimana kami harus kembali?' menunjukkan kebingungan atau ketidaksadaran akan dosa mereka.

Latar belakang

Ajakan untuk Berbalik

Tuhan mengingatkan bahwa umat telah menyimpang dari ketetapan-Nya sejak zaman nenek moyang. Namun, dengan penuh belas kasihan, Dia berfirman, 'Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu.' Respons umat adalah pertanyaan sinis, 'Bagaimana kami harus kembali?'

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah, melalui perkataan Maleakhi

Kapan

~430 SM

Periode pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pentahbisan kembali bait
Kedatangan Yohanes Pembaptis
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, berbicara melalui Maleakhi

K

Kepada

Keturunan Yakub

Umat Israel pasca-pembuangan yang hidup di Yehuda

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סוּר

sur · menyimpang

berpaling dari jalan yang benar

חֻקִּים

chuqqim · ketetapan

aturan-aturan yang ditetapkan Allah

שׁוּבוּ

shuvu · kembalilah

berbalik kembali kepada Allah

Kata 'menyimpang' dan 'kembali' memiliki akar yang sama dalam Ibrani, menunjukkan bahwa pertobatan adalah perputaran arah, meninggalkan penyimpangan dan kembali ke jalan-Nya. 'Ketetapan' mengingatkan bahwa Allah memiliki standar yang jelas dan umat telah meninggalkannya.

Tahukah kamu

Frasa 'Kembalilah kepada-Ku'

Frasa 'Kembalilah kepada-Ku' dalam bahasa Ibrani adalah 'shuvu elay' yang mengandung akar kata 'shuv', yang berarti 'berbalik' atau 'berbalik arah'. Ini adalah panggilan pertobatan yang kuat yang menggema di seluruh Perjanjian Lama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 3:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Maleakhi 3:7

✕  Sering dikira

Pertanyaan 'Bagaimana kami harus kembali?' dianggap sebagai permintaan tulus untuk petunjuk.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah respons sinis yang menyangkal perlunya pertobatan, karena mereka tidak mengakui kesalahan mereka.

✕  Sering dikira

Beberapa berpikir Allah hanya akan kembali jika umat sempurna terlebih dahulu.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menawarkan pemulihan sebagai inisiatif-Nya sendiri, tetapi umat harus merespons dengan pertobatan.

Renungan

Renungan Singkat Maleakhi 3:7

Kadang kita merasa sudah melakukan yang benar, padahal kita mungkin telah menjauh dari Tuhan tanpa sadar. Mari kita introspeksi dan minta Tuhan menunjukkan area-area yang perlu kita perbaiki, supaya kita bisa benar-benar kembali kepada-Nya.

Tuhan, tunjukkanlah padaku di mana aku telah menyimpang dari-Mu, dan pulihkanlah hubungan kami. Amin.